Pelalawan

BPKAD Pelalawan Riau Serahkan Data Wajib Pajak yang Bandel ke Satpol PP

BPKAD Pelalawan ternyata sudah menyerahkan daftar nama wajib pajak di Pelalawan yang membandel ke Satpol PP Pelalawan.

BPKAD Pelalawan Riau Serahkan Data Wajib Pajak yang Bandel ke Satpol PP
TribunPekanbaru/Johanes
Satpol PP Pelalawan. 

BPKAD Pelalawan Riau Serahkan Data Wajib Pajak yang Bandel ke Satpol PP

TRIBUNPEKANBARU.COM, PELALAWAN - Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Pelalawan ternyata sudah menyerahkan daftar nama wajib pajak di Pelalawan yang membandel ke Satpol PP Pelalawan. Langkah selanjutnya, terserah Satpol PP Pelalawan.

Kepala BPKAD Pelalawan Devitson mengatakan penyerahan data wajib pajak yang bandel tersebut dilakukan awal Maret lalu. Pihaknya pun berharap Satpol PP memberikan tindakan sesuai dengan aturan terhadap wajib pajak yang membandel tersebut.

"Kita sudah serahkan data wajib pajak yang tidak melakukan pembayaran pajak ke Satpol PP," kata Devitson, Kamis (4/4/2019).

Baca: Kasus Rohamurmuziy Tak Berkaitan Dengan Tak Digelarnya Kampanye Akbar Oleh PPP Riau

Dikatakannya, pihaknya sebenarnya sudah menyurati wajib pajak tersebut sebelum datanya diserahkan ke Satpol PP. Bahkan sudah tiga kali pihaknya menyurati agar dilakukan pembayaran pajak.

"Tak tak juga membayar pajak. Makanya kita serahkan dayanya ke Satpol PP," ujarnya.

Jumlah wajib pajak yang dilaporkan ke Satpol PP tersebut cukup banyak. Namun Devitson mengaku lupa jumlah yang dilaporkan. Wajib pajak yang dilaporkan tersebut ke Satpol PP rata - rata merupakan wajib pajak dari reklame, restoran, pajak air tanah dan lainnya.

Prestasi pajak daerah Pemkab Pelalawan tahun lalu sebenarnya cukup bagus. Sebab target hanya Rp 57 miliar lebih, BPKAD Pelalawan bisa melebihi target yakni Rp 67 miliar.

Baca: Desa Sesap Jadi yang Pertama di Meranti Riau Menjadi Pilot Project Program Indonesia Terang

Namun Devitson mengatakan pihaknya akan terus memastikan potensi pajak di Pelalawan. Sebab masih ada wajib pajak yang belum bayar kewajiban.

"Sebenarnya kita ingin memaksimalkan potensi yang ada. Makanya data wajib pajak yang enggak bayar itu kita serahkan ke Satpol PP," ujarnya. (Tribunpekanbaru.com / Palti Siahaan)

Saksikan juga berita video menarik Tribun Pekanbaru dengan subscribe ke channel YouTube Tribunpekanbaru.com:

Penulis: Dian Maja Palti Siahaan
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved