Indragiri Hulu

Warga Inhu Riau Mulai Resah akan Keberadaan Suku Anak Dalam yang Suka Meminta-minta

Sudah lebih dua pekan warga Suku Anak Dalam (SAD) Jambi berada di Kecamatan Lubuk Batu Jaya, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu).

Warga Inhu Riau Mulai Resah akan Keberadaan Suku Anak Dalam yang Suka Meminta-minta
Istimewa
Camat Lubuk Batu Jaya Triyatno memantau kondisi Suku Anak Dalam (SAD) di wilayahnya. 

Warga Inhu Riau Mulai Resah akan Keberadaan Suku Anak Dalam yang Suka Meminta-minta

TRIBUNINHU.COM, RENGAT - Sudah lebih dua pekan warga Suku Anak Dalam (SAD) Jambi berada di Kecamatan Lubuk Batu Jaya, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu).

Mereka masuk ke Kabupaten Inhu, ke Kabupaten Inhu, Riau melalui dari perbatasan Riau - Jambi di daerah Lubuk Kandis, Kecamatan Peranap, Inhu.

Hal ini berdasarkan pengakuan salah seorang warga SAD yang ditanyai oleh Camat Lubuk Batu Jaya, Triyatno.

"Katanya mereka datang ke Riau untuk mencari kura-kura, jadi mereka suka berpindah-pindah mencari daerah yang berawa," kata Triyanto, Jumat (5/4/2019).

Baca: LIVE Cinta Suci di SCTV Hari Ini Jumat 5 April 2019 Jam 19.35 WIB Video Segera!

Triyatno melanjutkan, ada 25 orang warga suku SAD yang masuk ke wilayahnya baik anak-anak maupun orang dewasa. Mereka tidak memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP).

Camat Lubuk Batu Jaya Triyatno memantau kondisi Suku Anak Dalam (SAD) di wilayahnya.
Camat Lubuk Batu Jaya Triyatno memantau kondisi Suku Anak Dalam (SAD) di wilayahnya. (Istimewa)

Mendirikan tempat berteduh hanya dengan terpal plastik dan ranting kayu seadanya.

Di samping itu, hanya dua orang yang bisa diajak berbicara dalam bahasa Indonesia.

"Ada ketua sukunya namanya Junded yang bisa berbicara dalam Bahasa Indonesia," kata Triyatno.

Triyatno berkata, awalnya warga SAD itu sering meminta-minta namun tidak mengganggu.

Halaman
12
Penulis: Bynton Simanungkalit
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved