Diduga Akibat Korsleting Listrik, Tujuh Rumah di Pangkalan Senah Hangus

Tujuh rumah hangus saat terjadi kebakaran, Minggu (7/4) malam lalu di di Jalan Pangkalan Senah, Kelurahan Simpang Tetap Dahrul Ihsan (STDI), Dumai.

Diduga Akibat Korsleting Listrik, Tujuh Rumah di Pangkalan Senah Hangus
tribun pekanbaru
Tujuh unit rumah di Dumai Barat hangus terbakar pada peristiwa yang terjadi Minggu (7/4) malam. Api diduga berasal dari arus pendek listrik. 

tribunpekanbaru.com - Kebakaran hebat terjadi di Kota Dunai pada hari Minggu (7/4) malam lalu. Sebanyak tujuh petak rumah warga di Jalan Pangkalan Senah, Kelurahan Simpang Tetap Dahrul Ihsan (STDI), hangus terbakar sekitar pukul 22.30 WIB.

Beruntung, tak ada korban jiwa dalam peristiwa keakaran yang meluluhlantakkan rumah warga tersebut. Diduga api berasal dari hubungan arus pendek listrik yang kemudian membesar.

Kapolres Dumai, AKBP Restika P Nainggolan melalui Kapolsek Dumai Barat, Kompol Lukman mengatakan, sumber api diduga berasal dari salah satu rumah warga di lokasi tersebut, yang berawal dari korsleting listrik.

"Akibat kebakaran ini ada tujuh rumah permanen yang terbakar di lokasi padat penduduk. Lokasi rumah yang saling berdekatan membuat api dengan cepat menyebar," terangnya.

Disebutkan juga, tujuh Kepala Keluarga (KK) yang menjadi korban kebakaran tersebut adalah Zuriati Ali, Agusli, Abu Bakar (Alm), Sri Purnamawati, Badri, Rizal Syahputra, dan Wiwik Susanti.

Kapolsek menegaskan, belum bisa memperkirakan berapa nilai kerugian materi yang diakibatkan oleh peristiwa kebakaran Minggu malam jelang dinihari tersebut.

"Kita belum bisa memperkirakan berapa nilai kerugian materinya, karena belum bisa didata dan dihitung," terangnya.

Untuk sementara, lokasi kebakaran tersebut diberi garis polisi untuk mencegah pihak-pihak tak berkepentingan masuk ke areal rumah warga yang menjadi korban kebakaran.

"Untuk sementara kita pasangkan garis polisi, dan dalam waktu dekat akan diusahakan penyaluran bantuan kepada warga yang menjadi korban," tuturnya Lukman. (mad)

Penulis: Syahrul
Editor: rinaldi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved