Berita Riau

Satpolair Amankan 4 Rakit Kayu Diduga Hasil Ilegal Logging di Meranti

Satuan Polisi Perairan (Satpolair) Polres Bengkalis mengamankan sebanyak enam puluh keping kayu tidak bertuan di perairan Ketam Putih Bengkalis.

Satpolair Amankan 4 Rakit Kayu Diduga Hasil Ilegal Logging di Meranti
Tribun Pekanbaru/Muhammad Natsir
Satuan Polisi Perairan (Satpolair) Polres Bengkalis mengamankan sebanyak enam puluh keping kayu tidak bertuan di perairan Ketam Putih Bengkalis, Rabu (3/4/2019) malam kemarin. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, BENGKALIS- Satuan Polisi Perairan (Satpolair) Polres Bengkalis mengamankan sebanyak enam puluh keping kayu tidak bertuan di perairan Ketam Putih Bengkalis, Rabu (3/4/2019) malam kemarin.

Kayu diamankan tersebut diduga merupakan hasil ilegal loging yang diduga berasal dari Kepulauan Meranti.

Hal ini diungkap Kasatpolair Polres Bengkalis AKP Yudhi Franata SIK kepada awak media, Senin (8/4/2019) siang.

Menurut Kasat kayu yang diamankan awalnya berada di pinggir pantai perairan Ketam Putih.

"Kita awalnya mendapatkan informasi dari masyarakat adanya kayu yang mengapung di perairan Ketam Putih pada tanggal 2 April lalu. Berdasarkan informasi ini, anggota kita menyelusuri perairan Ketam Putih sekitar pukul 16.00 WIB Selasa sore," ungkap Kasat.

Selanjutnya hasil penelusuran tersebut petugas menemukan barang bukti diduga kayu ilegal sebanyak beberapa rakit.

Namun karena kondisi air saat itu surut petugas harus menunggu air pasang untuk menarik kayu tersebut ke Pos Polair Polres Bengkalis.

"Kondisi air pasang baru muncul sekitar pukul 23.00 WIB malam. Kemudian petugas langsung menarik kayu tersebut dengan menggunakan pompong ke Pos Polair Polres Bengkalis," ungkap Yudhi.

Namun kondisi di lapangan saat penarikan tersebut terjadi angin barat dan cuaca yang mendung.

Saat perjalanan penarikan pompong yang digunakan pecah dan tenggelam.

Halaman
12
Penulis: Muhammad Natsir
Editor: Hendra Efivanias
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved