Siak

BREAKING NEWS: Direktur PT DSI dan Mantan Kadishutbun Siak Dilimpahkan ke Kejari Siak

Penyerahan tersangka dan barang bukti oleh Kejati Riau ke Kejari Siak dilaksanakan secara tertutup di ruangan Kasi Pidum Kejari Siak.

BREAKING NEWS: Direktur PT DSI dan Mantan Kadishutbun Siak Dilimpahkan ke Kejari Siak
Internet
Ilustrasi 

TRIBUNSIAK.COM, SIAK - Tersangka pemalsuan surat keputusan Mentri Kehutanan (Menhut) nomor 17/kpts-II/1998, yakni Direktur PT Duta Swakarya Indah (DSI) Suratno Konadi dan mantan Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan (Dishutbun) Siak Teten Effendi dilimpahkan ke Kejari Siak, Selasa (9/4/2019) sore.

Teten Effendi didampingi penasehat hukumnya Yusril. Penyerahan tersangka dan barang bukti oleh Kejati Riau ke Kejari Siak dilaksanakan secara tertutup di ruangan Kasi Pidum Kejari Siak.

"Belum, masih dalam proses di dalam," kata PH Teten Effendi, Yusril saat keluar ruangan.

Kasi Pidum Kejari Siak Zikrullah juga sempat mengatakan pihaknya masih dalam memproses pelimpahan kedua tersangka tersebut saat keluar ruangan.

Hingga berita ini ditulis belum ada keterangan resmi dari pihak Kejari Siak.

Sebelumnya diberitakan, Direktur PT DSI Suratno Konadi dan mantan Kepala Dishutbun Siak Teten Effendi sudah ditetapkan tersangka oleh Polda Riau.

Baca: Obsesi Aneh Pria Tua Pengoleksi Puluhan Boneka Berhantu, Tak Peduli Firasat Buruk Istri

Baca: Resep Nasi Goreng Terasi, Aromanya. . . Hmm Perut Jadi Keroncongan

Baca: Kisah Sedih Artis Cantik Fanny Ghassani Sudah Sebar Undangan, Tapi Batal Nikah di H-4 Pernikahan

Baca: Cara Cepat Menurunkan Berat Badan, Coba Minum Air Madu Hangat di Pagi Hari

Baca: Leonarda Cianciulli Pembunuh Sadis yang Buat Kue dari Darah Korban dan Dagingnya Dijadikan Sabun

Selasa, Polda Riau melimpahkan ke Kejati Riau. Bahkan sebelumnya Suratno Konadi masuk ke dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) Polda Riau.

Informasi yang diterima awak media, Polda Riau menerbitkan surat Daftar Pencarian Orang (DPO) atas tersangka Suratno Konadi, direktur PT DSI. Surat penetapan DPO Polda Riau tersebut dengan nomor : DPO/12/III/2019/reskrimum. Tersangka Suratno Konadi mangkir dari panggilan penyidik sebanyak 3 kali sejak ditetapkan tersangka.

Dalam surat itu, Polda Riau menyatakan Suratno Konadi melakukan tindak pidana membuat surat palsu berupa keputusan mentri kehutanan (Menhut) nomor 17/kpts-II/1998 tanggal 6 Januari 1998 yang sudah tidak berlaku lagi.

Surat itu untuk permohonan izin lokasi dan izin usaha perkebunan PT DSI ke Pemkab Siak untuk lahan seluas lebih kurang 8.000 Ha di atas lahan milik pelapor atas nama Jimmy seluas 82 Ha yang terletak di desa Dayun. Hal tersebut terjadi sekira Agustus 2015 di Dayun, sesuai dengan laporan masyarakat bernama Jimmy.

Halaman
1234
Penulis: Mayonal Putra
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved