Kualitas Udara Dumai Saat Pagi Hari di Level Tidak Sehat

Kualitas udara Kota Dumai pada pagi hari berada pada level sehat. Namun berangsur membaik ketika menuju siang.

Kualitas Udara Dumai Saat Pagi Hari di Level Tidak Sehat
tribun pekanbaru
Kebakaran lahan terjadi di Teluk Makmur, Dumai, pada Selasa (9/4), terlihat dari pantauan udara. 

tribunpekanbaru.com - Jarak pandang di Kota Dumai terbatas hanya sekitar 500 meter pada sekitar pukul 6.30 WIB, Selasa (9/4), akibat terbalut kabut asap sisa residu kebakaran hutan dan lahan.

Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kota Dumai, Satrio Wibowo menjelaskan, kualitas udara di Dumai berada pada level tidak sehat dengan indikator Psi berwarna merah.

"Kualitas udara di Dumai berada pada level tak sehat dengan warna indikatornya merah," kata Satrio kemarin.

Namun Satrio tak menyebutkan angka pasti dalam indikator kualitas udara tersebut di wilayah Kota Dumai dan sekitarnya. Dia menekankan, level terburuk pada kaulitas udara hanya terjadi pada pagi hari saja.

"Menjelang siang, kondisi udara mulai membaik dan kualitasnya juga sudah mulai lumayan," paparnya.

Terpisah, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Dumai, Afrilagan, menerangkan proses pemadaman dan pendinginan kebakaran hutan dan lahan di Kota Dumai terkendala angin kencang. Kondisi ini membuat proses pemadaman api menjadi cukup sulit.

"Mudah-mudahan proses pemadaman hingga pendinginan bisa dapat diselesaikan dengan segera, walaupun terkendala kondisi angin yang kurang mendukung," terangnya. (mad)

Penulis: Syahrul
Editor: rinaldi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved