Dispora Riau Butuh Rp10 Miliar untuk Kirim 17 Cabor ke Popnas di Papua

Saat ini dana Popnas di APBD 2019 hanya ada Rp2,5 miliar, dan itu hanya cukup untuk mengirim 12 cabor saja ke Papua.

Dispora Riau Butuh Rp10 Miliar untuk Kirim 17 Cabor ke Popnas di Papua
Tribunpekanbaru/rino syahril
Atlet Gulat PPLP Riau Fokus latihan jelang Popnas 2019 

tribunpekanbaru.com - Perhelatan Popnas XV tahun 2019 ini di Papua sudah semakin dekat, yakni tanggal 10-18 Oktober mendatang. Dispora Riau sejak awal sudah menasbihkan akan ikut ambil bagian di ajang paling bergengsi di kalangan pelajar Indonesia tersebut.

Tim Riau sendiri sudah menorehkan prestasi gemilang di ajang PON-nya para pelajar ini, yaitu finis di peringkat lima nasional pada Popnas 2017 silam di Jateng, bahkan juara umum di Sumatra.

Prestasi serupa akan coba kembali dicatatkan di Papua nanti. Bahkan Dispora Riau kali ini menargetkan menyalip empat tim asal Pulau Jawa, sehingga bisa masuk zona empat besar nasional.

Hanya saja, Dispora masih mengalami kebuntuan mengenai anggaran. Meski anggaran Popnas sudah dianggarkan dalam APBD Riau 2019 sebesar Rp2,5 miliar, namun jumlah ini diyakini tidak cukup untuk skuad Popnas Riau yang rencananya membawa 17 cabor, dari 20 cabor yang ditandingkan di Popnas Papua nanti.

"Kalau dana sebesar itu (Rp2,5 miliar) hanya bisa untuk membawa 12 cabor. Itu pun atlet yang dikirim, yang dinilai berpotensi meraih medali saja. Sementara kita ingin kirim 17 cabor termasuk tarung derajat. Dana yang dibutuhkan untuk 17 cabor tersebut sekitar Rp7-10 miliar," kata Kadispora Riau, Doni Aprialdi, Rabu (10/4) kepada Tribun.

Pihak Dispora pun akan melaporkan kondisi ini kepada Gubernur Riau, Syamsuar. Mulai dari kesiapan tim saat ini, peluang perolehan medali, hingga kondisi anggaran di APBD Murni 2019.

Doni bersama kepala bidang terkait, juga akan memaparkan prestasi yang sudah diraih selama ini, termasuk prestasi di Popnas Jateng pada 2017 lalu.

"Para atlet ini kan kita bina secara kontinyu, dan mereka sudah menunjukkan hasil melalui beberapa event besar, termasuk Kejurnas PPLP. Sangat ironis jika kita tidak memberangkatkan mereka ke Papua jika hanya karena persoalan dana. Apalagi target kita menjadi yang terbaik," kata Doni.

Doni mengharapkan Gubernur Riau memberikan solusi terbaik, dengan cara menambahkan anggaran Popnas Riau pada APBD-Perubahan 2019 nanti. Pihaknya juga minta dukungan dan kerjasama dari pihak terkait lainnya.

"Makanya sejak sekarang kami suarakan terus. Ini kami lakukan semata-mata demi prestasi dan kelangsungan perkembangan olahraga, terutama cabor yang dibina di Dispora Riau," paparnya.

Halaman
12
Penulis: Syafruddin Mirohi
Editor: rinaldi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved