PB PABBSI Akan Gelar Pra PON Angkat Besi, Berat, Binaraga di Jakarta

PB PABBSI sudah memutuskan kualifikasi PON akan digelar 18-28 Agustus mendatang di Jakarta, untuk cabor binaraga, angkat besi, dan angkat berat.

PB PABBSI Akan Gelar Pra PON Angkat Besi, Berat, Binaraga di Jakarta
antara
Cabor PABBSI yaitu angkat besi, angkat berat, dan binaraga, akan menggelar Pra PON di Jakarta pada 18-28 Agustus mendatang. 

tribunpekanbaru.com - Cabor binaraga, angkat besi, dan angkat berat, untuk mengikuti pertandikan Pra PON di Jakarta pada 18-28 Agustus mendatang. Cabor yang berinduk pada Persatuan Angkat Berat/Besi dan Binaraga Seluruh Indonesia (PABBSI) ini, sudah menetapkan jumlah kelas yang ditandingkan.

PB PABBSI juga sudah memutuskan, bagi yang meraih lima terbaik pada Pra PON nanti akan mendapatkan tiket lolos ke PON Papua.

Sekum PABBSI Riau, Ikhsan Fitra, Rabu (10/4) mengatakan, tidak hanya lima terbaik di Pra PON, namun PB PABBSI juga memutuskan, bagi yang ikut khusus kejurnas angkat besi, pemenangnya akan dapat medali, namun tidak mendapatkan kuota PON.

"Itu keputusan PB PABBSI tertanggal 14 Maret 2019, dan SK-nya diteken Ketua PB PABBSI melalui Wakil Ketua Joko Pramono. Kita PABBSI Riau sudah menerima SK tersebut secara resmi," kata Ikhsan.

Dengan sudah ditetapkan kuota dan jumlah kelas, lalu bagaimana peluang PABBSI Riau? Ikhsan menjelaskan, pihaknya senang dengan keputusan PB PABBSI ini, karena Riau bisa mempersiapkan lebih matang.

Terutama di kelas andalan yang bisa mendapat tiket PON. Lebih dari itu, PABBSI Riau juga menargetkan masing-masing cabor yaitu binaraga, angkat besi, angkat berat, bisa meraih medali emas. "Minimal masing-masing satu emas di cabor tersebut. Kalau bisa lebih, Alhamdulillah," terangnya.

PABBSI Riau sendiri sudah mempersiapkan atlet terbaik di semua kelas, sehingga bisa tampil full tim yaitu mengikuti 6 kelas untuk binaraga, angkat besi 14 kelas, dan angkat berat 15 kelas.

PABBSI Riau pun minta KONI Riau mendukung pengiriman full tim, agar peluang meloloskan atlet ke PON 2020 di Papua bisa banyak.

"PABBSI ini termasuk yang diandalkan KONI Riau. Tentunya harapan ini harus seimbang dengan realisasi kebutuhan yang diusulkan pelatih dan pengurus. Artinya, usulan yang diajukan pengurus dan pelatih, harus menjadi prioritas utama bagi KONI. Mulai dari persiapan hingga program TC," sebutnya. (saf)

Penulis: Syafruddin Mirohi
Editor: rinaldi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved