Pelalawan

Tanam Investasi 20 Juta Dollar AS, Investor Asal Korea Tertarik Bangun Pabrik Kertas di Teknopolitan

Tiga perusahaan asal Korea Selatan berencana akan berinvestasi di kawasan Teknopark Pelalawan.

Tanam Investasi 20 Juta Dollar AS, Investor Asal Korea Tertarik Bangun Pabrik Kertas di Teknopolitan
Tribun Pekanbaru/Johanes Tanjung
Perwakilan tiga perusahaan asal Korea Selatan melakukan pertemuan bersama jajaran Pemda Pelalawan di ruang rapat Sekolah Tinggi Teknogi Kelapa Sawit Indonesia (ST2KSI), Selasa (9/4/2019) sore lalu. (Tribunpelalawan.com/Johannes Wowor Tanjung) 

TRIBUNPELALAWAN.COM, PANGKALAN KERINCI - Tiga perusahaan asal Korea Selatan berencana akan berinvestasi di kawasan Teknopark Pelalawan.

Sebagai langkah awal, para investor itu melakukan kunjungan ke Teknopark di Kecamatan Langgam, Selasa (9/4/2019) sore.

Adapun ketiga perusahaan yang membidik investasi di di Teknopolitan yakni PT Jin Bang Internasional, PT Soban, dan PT Tianjintime.co Ttd.

Lima perwakilan investor melakukan pertemuan dan kunjungan awal. Rombongan pemodal ini disambut oleh Wakil Bupati Pelalawan Zardewan, Kepala Bappeda Syahrul, Plt Kepala DPMPTSP Budi Surlani, bersama beberapa pimpinan Organisasi Pemerintah Daerah (OPD) lainnya.

Rapat digelar di ruangan pertemuan di lantai tiga kampus Sekolah Tinggi Teknologi Kelapa Sawit Indonesia (ST2KSI) Pelalawan di areal Teknopolitan.

Dalam pemaparannya, perwakilan investor menyatakan maksud kedatangan hendak berinvestasi di kawasan Teknopolitan yang luasnya mencapai 3.748 hektare itu.

"Kami ingin membangun pabrik kertas di sini. Itu rencananya melalui tiga perusahaan dari negara kami," ungkap seorang perwakilan investor dengan bahasa Indonesia yang belum fasih.

Dikatakannya, pabrik kertas yang akan didirikan berbahan baku tandan kosong (tankos) dari kelapa sawit.

Tankos akan diolah menggunakan teknologi terbaru yang ditemukan perusahaan asal Korsel itu menjadi kertas.

Tentu hal ini menjadi terobosan baru karena selama ini bahan dasar pembuatan kertas hanya dikenal dari kayu atau tanaman hutan lainnya.

Halaman
123
Penulis: johanes
Editor: Nurul Qomariah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved