Pekanbaru

KPW BI Riau Dukung Optimisme Pemprov, Decymus Yakin Ekonomi Riau Dapat Tumbuh Lebih Baik

KPW BI Riau mendukung visi Pemprov yakni terwujudnya Riau yang berdaya saing, sejahtera, bermartabat dan unggul di Indonesia.

KPW BI Riau Dukung Optimisme Pemprov, Decymus Yakin Ekonomi Riau Dapat Tumbuh Lebih Baik
Tribun Pekanbaru/Hendri Gusmulyadi
Kepala KPW BI Riau, Decymus (tujuh dari kanan), berfoto bersama dengan tim redaksi dan bisnis Tribun Pekanbaru, saat kunjungan ke kantor Tribun Pekanbaru, di Jalan Harapan Raya, Kamis (11/4/2019). 

KPW BI Riau Dukung Optimisme Pemprov, Decymus Yakin Ekonomi Riau Dapat Tumbuh Lebih Baik

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Era Pemerintahan Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar dan Wakil Gubernur Riau (Wagubri) Edy Natar Nasution, dinilai Kepala Kantor Perwakilan Wilayah (KPW) Bank Indoensia (BI) Riau, Decymus, adalah pemerintahan yang sangat optimis membangun dan mengambangkan segala sektor, sebagai upaya menjadikan Riau lebih baik dan punya daya saing, terutama di sisi ekonominya.

"Melihat semangat Gubernur Riau Bapak Syamsuar, kita sangat yakin ekonomi Riau dapat tumbuh baik. Kemarin kami baru saja bertemu beliau, banyak sekali yang beliau paparkan, mulai dari semangat beliau mengembangkan sektor pariwisata, beliau telah punya jabaran sumber-sumber ekonomi baru, hingga pengembangan keuangan Syariah di Riau," ungkap Decymus saat kunjungannya ke kantor Tribun Pekanbaru, Jalan Harapan Raya, Kamis (11/4/2019).

Baca: SINOPSIS Episode 15 Drama Korea 100 Days My Prince Trans TV, Kakak Hong Shim Tewas, Sedih!

Dalam perbincangannya bersama tim redaksi dan bisnis Tribun Pekanbaru, Decymus mengaku mendukung visi pemerintah Privinsi Riau yakni terwujudnya Riau yang berdaya saing, sejahtera, bermartabat dan unggul di Indonesia.

BI pun sudah menjalankan dan mempersiapkan beberapa program strategis, sejalan dengan harapan dan keinginan Gubri.

Penyaluran beasiswa kepada 2 perguruan tinggi negeri di Riau yakni Universitas Riau (UNRI) dan Universitas Islam Negeri (UIN) Suska, sejak tahun 2014 lalu, sangat sejalan dengan upaya pemerintah Riau untuk meningkatkan Kualitas SDM melalui pendidikan.

Pengembangan klaster tanaman pangan oleh BI di banyak daerah untuk memwujudkan kemandirian pangan Riau seperti komoditas cabe, bawang merah, dan hortikultura, dinilai sejalan dengan upaya pemerintah untuk mewujudkan Riau yang lebih sejahtera melalui peningkatan penghasilan masyarakat dan menurunkan tingkat pengangguran.

BI pun sudah melaksanakan pengembangan potensi pariwisata di beberapa daerah di Riau, termasuk potensi tenun lokal Riau. Ini tentu sangat sesuai dengan penjabaran visi pemerintah untuk ekonomi Riau yang berdaya saing tinggi dan kemandirian daerah.

Sedangkan untuk visi pemerintah dalam menjadikan Riau sejahtera dan bermartabat melalui peningkatan kehidupan beragama dan mewujudkan kesejahteraan masyarakat, BI akan terus berusaha dan berkoordiasi dengan pemprov Riau agar pengembangan ekonomi syariah melalui peningkatan kemandirian ekonomi pesantren, mengembangkan potensi zakat dan wakaf di Riau untuk kesejahteraan rakyat Riau, dapat dicapai.

"Kami juga terus mencoba melihat sumber-sumber baru untuk pertumbuhan ekonomi Riau, dulu apa dan sekarang apa. Dulu sektor andalan Riau sawit, harganya kian hari kian rendah, belum lagi larangan eropa akan ekspor sawit. Jadi kita harus berpikir sumber ekonomi baru. Kita punya proruk UMKM yang bagus, ekonomi Syariah digalakkan, potensi digital seperti ecommerce harus dimanfataatkan karena UMKM Riau produknya bagus-bagus. Sampai ke wisata, juga harus pula dikembangkan menggunakan digital teknologi," paparnya.

Halaman
123
Penulis: Hendri Gusmulyadi
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved