Berita Riau

Gelar BUMN untuk Sawit Rakyat di Riau PTPN V Siap Remajakan 28 Ribu Hektar Lahan Petani

PTPN V mendorong produktifitas lahan sawit yang dikelola sendiri maupun mitra petani secara berkelanjutan dan berwawasan lingkungan.

Gelar BUMN untuk Sawit Rakyat di Riau PTPN V Siap Remajakan 28 Ribu Hektar Lahan Petani
Tribun Pekanbaru/Rino Syahril
Menteri BUMN Rini M Soemarno dibantu Direktur Utama PTPN V Jatmiko K Santosa saat melakukan penanaman perdana sawit rakyat di Rokan Hulu sebagai bagian BUMN Untuk Sawit Rakyat, Kamis 11/04. 

Gelar BUMN untuk Sawit Rakyat di Riau PTPN V Siap Remajakan 28 Ribu Hektar Lahan Petani

TRIBUNPEKANBARU.COMPTPN V merupakan BUMN yang bergerak di bidang perkebunan sawit dan karet di Riau, berkomitmen mendorong produktifitas lahan sawit yang dikelola sendiri maupun mitra petani secara berkelanjutan dan berwawasan lingkungan.

Sebagai wujud nyata dari komitmen PTPN V dalam mengembangkan industri sawit nasional, Perseroan menggelar rangkaian kegiatan BUMN untuk Sawit Rakyat, Kamis (11/4/2019) di Desa Kumain, Rokan Hulu, Riau.

Rangkaian kegiatan BUMN Untuk Sawit Rakyat itu adalah Program Peremajaan Kelapa Sawit Rakyat, Program Subsidi Harga Bokar, dan Program Peningkatan Kesejahteraan Karyawan. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Menteri BUMN Rini Soemarno, Direktur Utama PTPN V Jatmiko K. Santosa, Gubernur Riau Syamsuar, jajaran Direksi Himbara (Mandiri, BRI, BNI), Direksi BRI Agro, Bupati, serta tamu undangan lainnya.

Baca: Wow Sale 50 Persen Informa Diperpanjang Sampai 28 April 2019

PTPN V kata Direktur Utama PTPN V Jatmiko K Santosa adalah BUMN perkebunan yang beroperasi di Riau dan berkomitmen meningkatkan optimalisasi potensi industri sawit di Riau, yang sangat besar, melalui rangkaian kegiatan BUMN Untuk Sawit Rakyat dengan menitikberatkan pada Program Peremajaan Kelapa Sawit Rakyat.

"Jadi sebagai wujud BUMN Hadir Untuk Negeri, Program Peremajaan Kelapa Sawit Rakyat ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan petani plasma dan selaras dengan program Sawit Untuk Rakyat yang dicanangkan Pemerintah,” ujar Jatmiko.

Oleh karena itu tambah Jatmiko, direncanakan, dalam lima tahun ke depan (2020-2025), PTPN V akan melakukan peremajaan di lahan seluas ± 28.000 Ha yang terletak di lima Kabupaten Provinsi Riau. "Dalam pelaksanaan Program ini, PTPN V bekerjasama dengan Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS), Himbara, Pemerintah Kabupaten serta petani plasma. Kerjasama ini ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerjasama antara BPDPKS, Pemkab tingkat II, Himbara, PTPN V dengan KUD binaan PTPN V," ucap Jatmiko

Dalam skema kerjasama Program Peremajaan Kelapa Sawit Rakyat, masing-masing pihak yang terlibat dalam Program itu akan melaksanakan tugas dan kewajiban sesuai kewenangan mereka. "BPDPKS adalah selaku penyedia dana Rp 25 juta perhektar bagi petani yg melakukan replanting/tanam ulang, Perbankan selaku penyedia dana pendamping untuk memenuhi kebutuhan investasi per hektar, petani selaku pemilik kebun, PTPN V selaku mitra teknis dan pembeli sawit petani plasma. Sedangkan pemerintah daerah selaku pemberi rekomendasi sebagai prasyarat pencairan Rp 25 juta dari BPDPKS," ungkap Jatmiko.

Jadi melalui program ini, para petani plasma sebagai penerima manfaat akan mendapat kejelasan mulai saat pengajuan, pemenuhan persyaratan administrasi, hingga bantuan teknis peremajaan sehingga petani plasma akan lebih mudah melakukan peremajaan kelapa sawit sesuai dengan arahan dari Presiden Joko Widodo saat melakukan kegiatan replanting pertama pada 2017.

“Saat ini, dukungan Pemerintah untuk peremajaan sawit baik dari sisi pendanaan maupun bibit sawit sangat besar, namun petani plasma belum mampu memanfaatkan secara optimal. Melalui Program Peremajaan Kelapa Sawit Rakyat yang kami inisiasi hari ini, kami yakin akan mampu membantu Pemerintah mengurai bottleneck dalam pelaksanaan Sawit Untuk Rakyat serta mendorong percepatan peremajaan tanaman sawit petani plasma di wilayah Riau sehingga nantinya akan mampu meningkatkan produktifitas dan kesejahteraan petani plasma,” ujar Jatmiko.

Jatmiko menambahkan, PTPN V sebagai inisiator Program Peremajaan Kelapa Sawit Rakyat, sudah melakukan peremajaan kebun sawit plasma sejak 2012, dengan total lahan yang telah diremajakan mencapai 3.479 Ha di daerah Kabupaten Rokan Hulu dan Siak. Sementara, dalam jangka waktu empat bulan di tahun ini, PTPN V telah melakukan peremajaan kelapa sawit seluas 725 ha di kawasan lahan milik KUD Makarti Jaya, Kabupaten Rokan Hulu dengan menghabiskan biaya ± Rp 42,7 miliar yang berasal dari dana hibah BPDPKS dan dana pendamping dari BNI.

Baca: Potongan Jutaan Rupiah, Konsumen Pekanbaru Bisa Dapat Harga Lebih Murah untuk MacBook Air dan iPad 6

Halaman
12
Penulis: Rino Syahril
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved