Pelalawan

Patroli Secara Rayonisasi, Satgas Karhutla Pelalawan Riau Upayakan Hari Pencoblosan Bebas Asap

Ini memang arahan dari pimpinan. Diupayakan semaksimal mungkin pada hari pencoblosan jangan sampai ada asap dan kebakaran lahan

Patroli Secara Rayonisasi, Satgas Karhutla Pelalawan Riau Upayakan Hari Pencoblosan Bebas Asap
Istimewa
Personil dari tim gabungan melakukan pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Desa Pangkalan Terap Kecamatan Teluk Meranti Kabupaten Pelalawan beberapa waktu lalu. 

TRIBUNPELALAWAN.COM, PANGKALAN KERINCI- Satuan Tugas (Satgas) Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Kabupaten Pelalawan berkomitmen untuk mewujudkan nihil asap dan Karhutla pada Pemilihan Umum (Pemilu) serentak tahun 2019 yang jatuh pada tanggal 17 April mendatang.

Komitmen ini telah menjadi kesepakatan dari semua instansi yang tergabung dalam Satgas diantaranya BPBD, TNI, Polri, Manggala Agni, Redam, Satpol PP dan Damkar serta perusahan swasta lainnya.

Tujuannya untuk menciptakan rasa aman dan nyaman pada sat pemungutan suara pesta demokrasi terbesar di Indonesia.

"Ini memang arahan dari pimpinan. Diupayakan semaksimal mungkin pada hari pencoblosan jangan sampai ada asap dan kebakaran lahan. Bisa menghambat berjalannya pemilu," beber kepada BPBD Pelalawan, Hadi Penandio, kepada Tribunpelalawan.com, Jumat (12/4/2019).

Baca: Warga Diminta Waspada, Hujan Disertai Petir dan Angin Kencang Berpotensi Terjadi di Pelalawan Riau

Baca: Kumpulkan Pengusaha, Satpol PP Pelalawan Riau Sosialisasikan Perda Trantibum

Hadi menerangkan, apabila terjadi kebakaran lahan tentu akan muncul asap di wilayah Pelalawan.

Asap bercampur jerebu ini akan membuat warga untuk enggan memilih dan mengurungkan niatnya datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) untuk menggunakan hak pilihnya.

Jika kondisi itu sampai terjadi, pesta demokrasi akan terganggu.

Untuk mengantisipasi hal itu, Satgas personil gabungan memaksimalkan patroli berdasarkan pembagian rayon di masing-masing kecamatan dan desa.

Tim gabungan yang telah ditentukan rayonisasinya secara rutin melaksanakan pemantauan lokasinya masing-masing, khususnya daerah-daerah yang rawan dan berpotensi terbakar.

Baca: Kuala Kampar dan Teluk Meranti Didahulukan, KPU Pelalawan Riau Distribusikan Logistik Mulai Besok

Baca: Prioritaskan Daerah Terjauh, KPU Pelalawan Distribusikan Logistik 12-15 April 2019

Apabila ada api yang terdeteksi muncul, seluruh tim akan diturunkan dengan peralatan lengkap untuk upaya pemadaman.

"Makanya koordinasi dan komunikasi kita terus dengan semua lini yang ada sampai ke pedesaan. Kita berharap komitmen ini bisa terwujud pada 17 April nanti," tandasnya.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kabakaran Pelalawan, Abu Bakar FE menyebutkan, tim Damkar siaga selama 24 jam menunggu intruksi jika sewaktu-waktu ada titik api yang terdeteksi di wilayah Pelalawan.

Personilnya juga siap untuk diturunkan meski dalam kondisi libur. "Kita semua satu komando, jika dibutuhkan harus turun ke lokasi," imbuhnya. (Tribunpelalawan.com/Johannes Wowor Tanjung)‎

Penulis: johanes
Editor: CandraDani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved