U-Turn Flyover SKA yang Sempat Bisa Dilalui Kini Ditutup

Setelah sempat dibuka beberapa waktu lalu, saat ini u-turn yang ada dibawah jembatan layang atau flyover Simpang SKA Pekanbaru kembali ditutup

U-Turn Flyover SKA yang Sempat Bisa Dilalui Kini Ditutup
Tribun Pekanbaru/Theo Rizky
Kendaraan melewati terowongan u-turn di fly over, Jalan Sekarno Hatta Pekanbaru, Kamis (28/2/2019).Kini, u-turn ini ditutup. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU- Setelah sempat dibuka beberapa waktu lalu, saat ini u-turn yang ada dibawah jembatan layang atau flyover Simpang SKA Pekanbaru kembali ditutup.

Penutupan u-turn tersebut sebagai upaya rekayasa lalulintas yang ada di sekitar persimpangan Jalan Tuanku Tambusai dan Soekarno-Hatta tersebut.

Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Riau, Taufiq OH, Jumat (12/4/2019) mengatakan, setelah dilakukan kajian rekayasa lalulintas di persimpangan jalan tersebut beberapa waktu lalu, pembukaan u-turn tersebut dilakukan secara situasional.

Yaitu tergantung kepadatan arus lalulintas yang ada."Jadi sebenarnya, kan boleh-boleh saja dibuka atau ditutup, karena ketentuannya kan bisa melihat situasi yang ada. Jadi u-turn itu bukan tidak difungsikan sama sekali," katanya.

Menurut Taufiq, u-turn tersebut akan berfungsi pada saat-saat tertentu seperti saat arus lalulintas padat di sekitar lokasi.

Karena menurutnya, filosofi u-turn adalah bentuk tundaan. Karena di sekitar u turn pastinya pengendara akan menurunkan kecepatan untuk berbalik arah.

"Kawan-kawan Dinas perhubungan kota Pekanbaru melihat untuk saat ini u-turn tersebut pada situasi tertentu lebih baik ditutup. Tapi pada saat tertentu memungkinkan juga untuk dibuka," ujarnya.

Dijelaskan Taufiq, disetiap jembatan layang dibawahnya harus ada u-turn.

Karena tujuannya untuk pemecah arus jika terjadi kepadatan arus lalulintas. Jadi jika arus lalulintas padat, ada tempat untuk beralih ke jalur lain yang lebih lancar.

"Kalau saya sebagai ahli traffict, saya mencegah untuk adanya u-turn.  Tapi harus disiapkan untuk antisipasi terhadap kondisi terburuk, jadi harus ada tempat untuk melepas arus lalulintas," katanya. (Tribunpekanbaru.com/Syaiful Misgiono)

Penulis: Syaiful Misgio
Editor: Hendra Efivanias
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved