Kepulauan Meranti

Apel Siaga Pengawas Pemilu, Masyarakat Kepulauan Meranti Riau Diimbau Jauhi Politik Uang

Bawaslu Meranti Kepulauan Meranti menggelar Apel Siaga Pengawas Pemilu yang dilakasanakan di Kolam Telaga Bening.

Apel Siaga Pengawas Pemilu, Masyarakat Kepulauan Meranti Riau Diimbau Jauhi Politik Uang
Tribun Pekanbaru/Teddy Yohannes Tarigan
Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kepulauan Meranti menggelar Apel Siaga Pengawas Pemilu yang dilakasanakan di Kolam Telaga Bening (depan BPKAD), Jalan Merdeka, Selatpanjang, Minggu (14/4/2019) pagi. 

Apel Siaga Pengawas Pemilu, Masyarakat Kepulauan Meranti Riau Diimbau Jauhi Politik Uang

TRIBUNPEKANBARU.COM, MERANTI - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kepulauan Meranti menggelar Apel Siaga Pengawas Pemilu yang dilakasanakan di Kolam Telaga Bening (depan BPKAD), Jalan Merdeka, Selatpanjang, Minggu (14/4/2019) pagi.

Kegiatan juga dirangkai dengan kegiatan Jalan Santai dan Senam bersama yang diikuti oleh masyarakat.

Tampak hadir Asisten I Setdakab Kepulauan Meranti Syamsudin SH MH, Kapolres Kepulauan Meranti AKBP La Ode Proyek SH, Kakan Imigrasi Kelas II TPI Selatpanjang Maryana SSos, Sekretaris KPU Edison, Dishub dan Pengurus Partai Politik serta ratusan masyarakat yang mengikuti kegiatan Jalan Santai.

Baca: LIVE FB Bawaslu Pagi ini Mulai Patroli Money Politik dan Tertibkan APK

Ketua Bawaslu Kepulauan Meranti Syamsurizal mengatan kegiatan ini dilakukan sebagai seruan kepada masyarakat untuk menolak politik uang.

Dalam sambutannya Syamsurizal mengatakan bahwa berbagai tahapan menjelang pemilu 2019 telah dilalui.

"Tahapan Masa Tenang telah masuk hari ini, jadi tidak ada lagi kegiatan-kegiatan yang bernuansa politik yang dilakukan dalam masa tenang ini," ujarnya.

Dijelaskan Syamsurizal, suhu pemilu di tahun 2019 ini luarbiasa hangatnya dan itu dapat dilihat dari perbincangan-perbincangan masyarakat yang nongkrong di kedai kopi.

"Masyarakat kita pada umumnya no money no milih, jadi mindset ini yang harus dirubah jangan tidak dikasi uang mereka tidak memilih, karena akibat praktek-praktek politik uang lah yang merusak dan mengotori pesta demokrasi," jelasnya.

Untuk itu, Syamsurizal juga mengajak untuk menciptakan pemilu yang bersih dan berjalan dengan aman dan damai di Kabupaten Kepulauan Meranti.

Halaman
12
Penulis: Teddy Tarigan
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved