Bawa Bir, Bawang, dan Barang Bekas, Lanal Dumai Amankan KM Dua Bersaudara

Sebuah kapal bernama KM Dua Bersaudara, diamankan tim F1QR Lanal Dumai, karena diduga membawa barang ilegal.

Bawa Bir, Bawang, dan Barang Bekas, Lanal Dumai Amankan KM Dua Bersaudara
tribun pekanbaru
Danlanal Dumai, Kolonel (P) Wahyu Dili Yudha Hadianto (dua dari kiri) memperlihatkan muatan ilegal di KM Dua Bersaudara yang diamakan Jumat lalu. 

tribunpekanbaru.com - Tim Fleet One Quick Response (F1QR) I Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) Dumai, mengamankan kapal dengan muatan impor ilegal pada Jumat (12/4) lalu.

Danlanal Dumai, Kolonel (P) Wahyu Dili Yudha Hadianto menjelaskan, kapal dengan identitas KM Dua Bersaudara GT 34 tersebut, diamankan di perairan Sungai Siak dekat Sei Pakning, Kabupaten Bengkalis.

"Kapal ini membawa muatan yang tidak terdaftar dalam manifest dari Kota Pekanbaru dengan tujuan ke Selat Panjang," ungkap Danlanal Wahyu Dili Yudha Hadianto, pada Sabtu (13/4) lalu.

Dia menerangkan, penangkapan bermula dari informasi intelijen yang dihimpun pada Kamis (11/4) lalu, bahwa akan ada kapal dengan muatan barang impor yang diduga ilegal, akan masuk dari Sungai Siak.

Tim yang sudah mulai bergerak pada malam hari, langsung melakukan patroli dan penyekatan di Sungai Siak, tepatnya di perairan Bengkalis.

"Baru pada Jumat siang tim mendeteksi adanya kapal kargo dari kayu GT 34 melintas lewat Sungai Siak. Saat itu juga, tim langsung melaksanakan prosedur pengejaran, penangkapan, dan penyelidikan (jarkaplid)," paparnya.

Tak terlalu bersusah payah, awak kapal kayu yang berjumlah lima orang masing-masing dengan inisial KM, RS, ZL, ED, dan AI, menyerah tanpa perlawanan maupun usaha melarikan diri.

Setelah dilakukan peggeledahan, tim pun menemukan sejumlah muatan barang kategori larangan terbatas, atau tak masuk dalam manifest yang diduga berasal dari luar negeri.

Atas dasar tersebut, awak kapal disangkakan telah melanggar UU RI Nomor 17/2008 tentang Pelayaran dengan sejumlah barang bukti muatan seperti 289 bal barang bekas, 4 goni sepatu bekas, bawang merah 5 ton, bawang putih 2 ton, serta minuman beralkohol jenis bir merk Tiger sebanyak 70 kotak.

"Saat ini seluruh awak kapal sudah kita amankan. Dua di antara awak kapal tersebut masih berada di kapal. Semuanya akan menjalani pemeriksaan lanjutan," terang Danlanal. (mad)

Penulis: Syahrul
Editor: rinaldi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved