Rokan Hulu

Bawaslu Rohul Riau Kerahkan Tim Patroli Satgas Anti Politik Uang

Bawaslu Rohul, mengerahkan, Tim Patroli Satgas Anti Politik Uang dan Gerakan Pemilih Partisipatif

Bawaslu Rohul Riau Kerahkan Tim Patroli Satgas Anti Politik Uang
Tribun Pekanbaru/Donny Kusuma Putra
Sekda Rohul lepas Satgas pengawas politik uang 

Bawaslu Rohul Riau Kerahkan Tim Patroli Satgas Anti Politik Uang

TRIBUNROHUL.COM, PASIRPANGARAIAN -‎ Dalam rangka menciptakan Pemilu 2019 bisa berjalan bersih dan sukses, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), mengerahkan, Tim Patroli Satgas Anti Politik Uang dan Gerakan Pemilih Partisipatif, serta mengawasi praktik politik uang di empat daerah pemilihan atau Dapil.

Di Taman Kota Pasirpangaraian, Minggu (14/4/2019), enam armada Patroli Satgas dilepas usai Apel Patroli Pengawasan Anti Politik Uang Pada Masa Tenang Pemilihan Umum Anggota DPR, DPD, DPRD Provinsi, DPRD Kabupaten/ Kota, Presiden dan Wakil Presiden Tahun 2019.

Armada Patroli Satgas dilepas Sekretaris Daerah (Sekda) Rohul, H. Abdul Haris, usai apel dengan tema "Bersama Rakyat Awasi Pemilu Bersama Bawaslu Tegakkan Keadilan Pemilu", didampingi Kapolres Rohul, AKBP M. Hasyim Risahondua, Ketua Bawaslu Rohul, Fajrul Islami Damsir, dan para Komisioner Bawaslu.

Baca: Link Streaming F1 GP China, Valtteri Bottas Start di Posisi Pertama, Live Siang Ini!

‎Ketua Bawaslu Rohul, Fajrul Islami Damsir mengungkapkan, pembentukan Tim Patroli Satgas Anti Politik Uang sesuai surat edaran Ketua Bawaslu RI Sabhan, dan pelepasan tim sendiri dilakukan serentak di seluruh Indonesia.

‎Dijelaskanya, tim Patroli Satgas Anti Politik Uang dan Gerakan Pemilih Partisipatif dibagi dalam enam tim, dimana satu tim beranggotakan 3 orang dengan sebuah mobil Patroli Satgas.

Ia menambahakan, tim Patroli Satgas Anti Politik Uang‎, akan bertugas mengawasi praktik politik uang atau money politik selama masa tenang, dan meningkatkan partisipasi pemilih di empat Dapil yang ada di Kabupaten Rohul, mulai 14 April sampai 16 April 2019.

"Kita bagi enam mobil ini per Dapil nanti untuk mensosialisasikan partisipasi pemilih dan mungkin gerakan-gerakan anti money politic ini kepada masyarakat," katanya.

Fajrul menjelaskan, untuk laporan indikasi money politic‎ atau politik uang serta laporan masyarakat, pihaknya telah punya formula dalam mengatasi indikasi pelanggaran, sesuai mekanisme dan Peraturan Bawaslu‎ 7 tahun 2018, tentang Penanganan Temuan dan Laporan Pelanggaran Pemilu.

Meskipun begitu, dalam mengantisipasi money politic, Fajrul sangat mengharapkan masyarakat benar-benar menjaga hak pilihnya sesuai hati nurani, bukan karena dipengaruhi sesuatu hal, seperti karena diberi uang.

Halaman
12
Penulis: Donny Kusuma Putra
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved