KONI Anggarkan Rp6 Miliar untuk Kontingen Riau ke Porwil Bengkulu

KONI Riau menganggarkan dana Rp4-6 miliar untuk keperluan Porwil. Dana ini untuk menggelar pelatda sampai kepulangan kontingen Riau dari Bengkulu.

KONI Anggarkan Rp6 Miliar untuk Kontingen Riau ke Porwil Bengkulu
tribunpekanbaru
Bulutangkis salah satu cabor yang diikuti Riau di Porwil nanti. KONI Riau menyiapkan sampai Rp6 miliar untuk kontingen Riau mulai dari Pelatda sampai kembali lagi ke Riau. 

tribunpekanbaru.com - KONI Riau menganggarkan dana antara Rp4-6 miliar untuk mengikuti Pekan Olahraga Wilayah (Porwil) X Sumatra 2019 di Bengkulu nanti.

Anggaran sebesar itu, kata Sekretaris Umum KONI Riau, Deni Ermanto, kepada Tribun, Minggu (14/4), diantaranya untuk menggelar Pelatda, uang saku atlet, akomodasi di Bengkulu, dan uang keberangkatan sampai kepulangan kontingen Riau.

"Tapi itu baru estimasi kita, kalau yang kita bawa sebanyak 241 atlet dari 11 cabang olahraga (cabor) yang akan kita ikuti," ujar Deni.

Sebanyak 241 atlet itu akan bertanding di 171 nomor yang dipertandingkan di Bengkulu nanti. "Untuk 171 nomor itu rinciannya adalah atletik 46 nomor, renang 38 nomor, kempo 10 nomor, catur 6 nomor, bola voli 2 nomor, biliar 10 nomor, muaythai 18 nomor, bulutangkis 7 nomor, sepakbola 2 nomor, tinju 16 nomor, dan panjat tebing 36 nomor," terangnya.

Jumlah 241 atlet itu disebutkan masih dalam perkiraan dan belum pasti. Sebab masih ada beberapa cabor yang saat ini sedang melaksanakan seleksi atlet yang akan dibawa Porwil nanti. Jumlah pastinya baru bisa diketahui habis Lebaran atau bulan Juli mendatang.

"Kita harapkan agar cabor segera menyerahkan nama-nama atletnya," papar Deni.

Sedangkan untuk Pemusatan Latihan Daerah (Pelatda), rencananya akan digelar pada September sampai Oktober, atau sekitar satu sampai dua bulan.

"Kemudian untuk keberangkatan kontingen ke Porwil, kontingen Riau akan melalui jalur udara atau naik pesawat," tambahnya.

Bila menggunakan jalur darat atau naik bus, dikhawatirkan stamina para atlet akan terkuras karena perjalanan yang cukup jauh.

"Kalau naik bus kita berangkat harus lebih cepat agar stamina atlet bisa kembali pulih. Atas dasar itulah kita sepakat kontingen berangkat lewat jalur udara," tuturnya. (rsy)

Penulis: Rino Syahril
Editor: rinaldi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved