Berita Riau

Gakkum KLHK Limpahkan Berkas Tersangka Penyelundupan Satwa Dilindungi ke Kejati Riau

Penyidik PNS dari Balai Gakkum KLHK melimpahkan berkas empat tersangka dalam kasus upaya penyelundupan 40 ekor satwa dilindungi ke Kejati.

Gakkum KLHK Limpahkan Berkas Tersangka Penyelundupan Satwa Dilindungi ke Kejati Riau
Tribunpekanbaru.com/Syahrul
Temuan satwa dilindungi beserta pelaku yang diamankan oleh KPPBC TMP B Dumai. 

Gakkum KLHK Limpahkan Berkas Tersangka Penyelundupan Satwa Dilindungi ke Kejati Riau

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Penyidik PNS dari Balai Penegakan Hukum Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Gakkum KLHK), akhirnya melimpahkan berkas empat tersangka dalam kasus upaya penyelundupan 40 ekor satwa dilindungi, beberapa waktu lalu, ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau.

Keempatnya adalah SW (36), TR (20), AN (24), serta YA (29). Mereka adalah warga asal Lampung Selatan.

Ketika ditangkap di daerah Dumai, mereka bermaksud hendak menyelundupkan satwa-satwa tersebut ke Negeri Jiran Malaysia.

Sebenarnya, dalam pengungkapan tersebut, petugas gabungan Bea dan Cukai serta TNI AL mengamankan total lima pelaku.

Selain empat warga Lampung Selatan itu, petugas turut mengamankan seorang lainnya, berinisial EF (48), warga asal Kabupaten Bengkalis, Riau.

"Berkas sudah kita serahkan ke Kejaksaan. Saat ini masih menunggu petunjuk lanjutan jaksa," kata Kepala Balai Gakkum Wilayah Sumatera Eduard Hutapea, Senin (15/4/2019).

Baca: Tidak Terdaftar di DPT Hanya Miliki KTP Elektronik dan Suket, Perhatikan Ini Saat Pencoblosan

Untuk EF kata Eduard, pihaknya belum menemukan bukti kuat guna menjeratnya sebagai tersangka.

"Empat tersangka semuanya dari Lampung. Sementara yang satu dari Bengkalis (EF) sebagai saksi. Belum memenuhi unsur bertanggung jawab hukum sebagai tersangka," terang Eduard.

Seperti diketahui, sebelumnya petugas gabungan dari Bea dan Cukai Kota Dumai serta TNI AL berhasil menggagalkan upaya penyelundupan 40 ekor jenis satwa dilindungi.

Halaman
12
Penulis: Rizky Armanda
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved