Gelar Razia, Tim Gakumdu Bengkalis Sita Sejumlah APK

Gakkumdu Bengkalis melakukan razia di masa tenang. Sejumlah alat peraga kampanye disita dari beberapa pengendara.

Gelar Razia, Tim Gakumdu Bengkalis Sita Sejumlah APK
Tribun Pekanbaru/Muhammad Natsir
RAZIA - Sentra Gakumdu Bengkalis melakukan patroli dan razia bahan kampanye peserta Pemilu 2019 di wilayah Pulau Bengkalis, Minggu (14/4/2019) malam. Sejumlah APK disita dari kendaraan yang kena razia. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, BENGKALIS- Setelah mengelar apel siaga anti politik uang, Minggu pagi kemarin, tim Sentra Gabungan Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) Bengkalis langsung bergerak cepat. Gakkumdu yang terdiri dari unsur Bawaslu, Polres Bengkalis dan Kejaksaan Negeri Bengkalis melakukan razia.
Hal ini diungkap Usman Kordinator Divisi Pengawasan dan Hubungan Antar Lembaga (PHL) Bawaslu Bengkalis kepada tribun, Senin (15/4/2019) siang. Menurut Usman pihaknya bersama tim Sentra Gakkumdu Bengkalis Minggu malam kemarin sudah melakukan patroli bersama.
Patroli dilakukan dengan memeriksa seluruh kendaraan yg melintas di wilayah bengkalis. Di antaranya titik lokasi patroli meliputi Jalan Bantan Senggoro, Simpang Lapangan Tugu, Pelabuhan Roro dan Simpang Kelapapati.
Patroli yang dilakukan kemarin tim Sentra Gakkumdu menjaring 4 unit kendaraan mobil di beberapa titik. Kendaraan yang terjaring berisi bahan kampanye calon legislatif (Caleg).
"Hasil patroli kemari kita menemukan beberapa kendaraan membawa alat peraga kampanye. Di antaranya kartu nama, kalender dan contoh surat suara. Kemudian bahan kampanye yang terjaring dalam kendaraan mobil Caleg tersebut diamankan atau disita Bawaslu Bengkalis sebagai barang bukti,” ungkapnya,
Menurut Usman penyitaan dilakukan dilakukan untuk mencegah agar tidak digunakan lagi oleh mereka untuk kampanye di masa tenang ini. "Kalau tidak disita kita khawatir akan digunakan oleh Caleg tersebut untuk kampanye dimasa tenang," tegas Usman.
Selain di kota Bengkalis kegiatan serupa juga dilakukan jajaran pengawas Pemilu di tingkat kecamatan, kelurahan dan desa sebagai bentuk sosialisasi kepada masyarakat atau calon pemilih.
"Kami dari Bawaslu dan unsur Gakumdu juga mengimbau kepada partai politik peserta Pemilu untuk tidak melakukan kampanye di masa tenang ini. Dalam bentuk apapun termasuk melalui SMS, WA, Instagram, Twitter, telepon dan media sosial lainnya," kata Usman.
"Kampanye di masa tenang ini merupakan pelanggarannya dan dapat dikenakan 12 bulan penjara dan denda Rp12 juta melanggar pasal 492 Undang undang nomor 7 tahun 2017," tambahnya.
Selain patroli di wilayah pulau Bengkalis, Sentra Gakumdu Bengkalis juga berencana akan melakukan patroli di daerah Bengkalis di daratan Sumatera. Tepatnya di kecamatan Mandau pada tanggal 16 April 2019 malam hingga dini hari besok.
"Operasi patroli anti politik uang akan ini akan terus kita laksanakan hingga tanggal 17 April dini hari. Bawaslu dan unsur Gakumdu telah membagi rute dan wilayah operasi yang di antaranya wilayah kepulauan dan wilayah daratan," tandasnya.(Tribunpekanbaru.com/Muhammad Natsir)

Penulis: Muhammad Natsir
Editor: Hendra Efivanias
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved