KLHK Limpahkan Berkas Tersangka Penyelundupan Hewan di Dumai ke Jaksa

Selain empat warga Lampung Selatan itu, petugas turut mengamankan seorang lainnya, berinisial EF (48), warga asal Kabupaten Bengkalis, Riau.

KLHK Limpahkan Berkas Tersangka Penyelundupan Hewan di Dumai ke Jaksa
Tribun Pekanbaru/Theo Rizky
Puluhan satwa yang dilindungi, yaitu 38 ekor burung cenderawasih, kakatua raja hitam, dan burung rangkong bersama dua ekor primata jenis owa ungko (hylobates agilis) diamankan di Klinik Satwa BBKSDA Riau untuk diidentifikasi, Jumat (22/3/2019). (TRIBUN PEKANBARU/THEO RIZKY) 

TRIBUNPEKANBARU.COM,PEKANBARU- Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PNS) dari Balai Penegakan Hukum Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Gakkum KLHK), melimpahkan berkas empat tersangka dalam kasus upaya penyelundupan 40 ekor satwa dilindungi, beberapa waktu lalu, ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau.

Keempatnya adalah SW (36), TR (20), AN (24), serta YA (29). Mereka adalah warga asal Lampung Selatan.

"Berkas sudah kita serahkan ke Kejaksaan. Saat ini masih menunggu petunjuk lanjutan jaksa," kata Kepala Balai Gakkum Wilayah Sumatera Eduard Hutapea, kepada Tribun, Senin (15/4/2019).

Sementara itu, pelaku, ketika ditangkap di daerah Dumai, mereka bermaksud hendak menyelundupkan satwa-satwa tersebut ke Negeri Jiran Malaysia.

Sebenarnya, dalam pengungkapan tersebut, petugas gabungan Bea dan Cukai serta TNI AL mengamankan total lima pelaku.

Selain empat warga Lampung Selatan itu, petugas turut mengamankan seorang lainnya, berinisial EF (48), warga asal Kabupaten Bengkalis, Riau.

Untuk EF kata Eduard, pihaknya belum menemukan bukti kuat guna menjeratnya sebagai tersangka.

"Empat tersangka semuanya dari Lampung. Sementara yang satu dari Bengkalis (EF) sebagai saksi. Belum memenuhi unsur bertanggung jawab hukum sebagai tersangka," terang Eduard.

Seperti diketahui, sebelumnya petugas gabungan dari Bea dan Cukai Kota Dumai serta TNI AL berhasil menggagalkan upaya penyelundupan 40 ekor jenis satwa dilindungi.

Dari jumlah itu, 38 di antaranya merupakan jenis unggas yang terdiri dari tujuh ekor Cenderawasih Minor (Paradisea minor), dua ekor Cenderawasih Mati Kawat (Seleucidis melanoleucus), dua ekor Cenderawasih Raja (Cicinnurus regius), dua Cenderawasih Botak (Cicinnurus republica).

Halaman
12
Penulis: Rizky Armanda
Editor: Ilham Yafiz
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved