PSIS Semarang Tumpuk Pemain di Lini Tengah

PSIS Semarang merekrut para pemain kuat di lini tengah, agar tim bisa bersaing di Liga 1 musim 2019. Pelatih Jafri Sastra pun punya banyak pilihan.

PSIS Semarang Tumpuk Pemain di Lini Tengah
antara
Matsunaga Shohei saat masih berseragam PSMS Medan musim lalu. Matsunaga musim ini mengisi lini tengah PSIS Semarang.

tribunpekanbaru.com - Lini tengah PSIS Semarang saat ini bertambah kuat dengan bergabungnya pemain asal Jepang, Shohei Matsunaga. Kehadiran mantan pemain PSMS Medan itu cukup melegakan pelatih PSIS, Jafri Sastra.

PSIS Semarang kini memiliki dua pemain tengah dengan kualitas mumpuni. Selain Matsunaga yang baru bergabung, PSIS lebih dulu memiliki gelandang andalan Septian David Maulana.

Jafri Sastra memiliki rencana besar untuk komposisi lini tengah dengan keberadaan Matsunaga dan Septian David Maulana, yang punya tipikal permainan hampir sama.

"Shohei bisa membagi bola di lini tengah dan punya mobilitas tinggi. Selain itu dia juga bisa bermain di banyak posisi. David juga demikian. Saya sudah tahu kualitasnya yang mempunyai kecepatan dan penempatan posisi yang bagus," jelas Jafri Sastra, Senin (15/4).

Pos lini tengah PSIS juga akan semakin bertambah kuat dengan hadirnya gelandang Brasil, Patrick Mota. Ia sedang menuju ke Semarang dari Brasil untuk segera bergabung dengan PSIS. Sehingga Jafri akan memiliki semakin banyak pilihan. Hal itu karena lini tengah bakal menjadi tumpuan PSIS di musim 2019.

Jafri Sastra juga mengaku, beberapa skema di lini tengah sudah dipahami pemain, seperti yang terlihat saat PSIS Semarang menjalani uji coba melawan Persikama Kabupaten Magelang pekan lalu.

"Pastinya akan banyak pilihan skema. Saat ini progres bagaimana pemain memahami sistem permainan terus meningkat," kata mantan nahkoda tim Persis Solo itu.

Mengenai draf jadwal Liga 1 yang sudah diedarkan PT LIB, Jafri Sastra memiliki pendapat sendiri. Menurutnya, draf jadwal pertandingan Liga 1 musim 2019 sesuai dengan prediksi awalnya.

Klub Mahesa Jenar ini dijadwalkan berjumpa Barito Putera di laga perdana pada 14 Mei 2019. Empat hari kemudian, PSIS menjamu tim bertabur bintang, Madura United di Magelang, yang masih menjadi home base PSIS.

"Sejak awal sudah kami prediksi kompetisi dimulai awal Mei. Makanya kami sudah jauh-jauh hari menyusun program latihan dan sebagainya menuju kick off di tanggal itu," jelas Jafri.

PSIS tak ciut nyali meski harus mengawali Liga 1 dengan menjalani laga tandang ke markas Barito Putera. Pelatih 54 tahun tersebut tak terlalu mempermasalahkan, karena situasi sama dihadapi PSIS musim 2018, yang juga mengawali kompetisi dengan menyambangi kandang PSM Makassar.

Mantan pelatih Persis Solo ini mengatakan persiapan PSIS berjalan baik dan cukup maksimal, dimulai sejak menjadi tuan rumah fase grup Piala Presiden 2019. (rin/blc)

Penulis: rinaldi
Editor: rinaldi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved