Berita Riau

Tetap Masuk Kerja Saat Libur Pemilu, Perusahaan Wajib Beri Uang Lembur

Perusahaan yang masih mempekerjakan karyawannya pada hari libur Pemilu 2019 wajib memberi uang lembur. Jika tidak, bisa dikenai denda.

Tetap Masuk Kerja Saat Libur Pemilu, Perusahaan Wajib Beri Uang Lembur
Tribun Pekanbaru/Theo Rizky
Petugas pendistribusian menyimpan logistrik Pemilu 2019 di Kantor Lurah Simpang Tiga, Kecamatan Bukit Raya Pekanbaru, Minggu (14/4/2019). (TRIBUN PEKANBARU/THEO RIZKY). 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU- Pemerintah telah menetapkan tanggal 17 April 2019 sebagai hari libur nasional, bertepatan dengan pemilihan umum presiden dan wakil presiden Indonesia serta anggota legislatif.

Karena itu, jika ada perusahaan yang masih mempekerjakan karyawannya pada tanggal tersebut, wajib memberi uang lembur.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Riau, Rasidin Siregar di kantor Gubernur Riau, Senin (15/4/2019) mendukung keputusan pemerintah pusat tersebut.

Pemerintah provinsi Riau juga sudah mengeluarkan surat edaran yang juga telah disebar ke kabupaten/kota.

Termasuk di perusahaan-perusahaan serta serikat pekerja.

Baca: Polisi Ringkus Pembawa 309 Gram Sabu. Mobil Pelaku Sempat Dibuntuti

Baca: Guru Honor Dibunuh, Budi Hartanto Digorok Usai Berhubungan Intim, Kepala Dimutilasi 2 Pelaku (VIDEO)

"Pada tanggal 17 April 2019 itu sudah ditetapkan sebagai hari libur nasional. Jadi perusahaan yang tetap menjalankan kegiatan operasinya diwajibkan membuat jadwal pergantian kerja, hal ini dimaksudkan untuk menyukseskan pelaksanaan pesta demokrasi," katanya.

Untuk itu, lanjut Rasidin, bagi perusahaan yang tetap memperkerjakan karyawan diminta untuk membayar penuh hak karyawan yang tetap bekerja di tanggal 17 April.

Karena masuk pada hitungan lembur.

Baca: Dokter Ini Diam-diam Tanam Sperma di Pasien, Miliki 49 Anak dari Berbagai Wanita

Selain itu, perusahaan juga harus berkoordinasi dengan panitia pemungutan suara (PPS) setempat untuk bisa menyediakan Tempat Pemungutan Suara (TPS), atau meminta informasi lokasi TPS terdekat dari perusahaan.

"Kami sudah keluarkan imbauan, surat edaran dari pak gubernur juga sudah ada. Isinya, bahwa kalau karyawan bekerja di hari libur ini ada pergantian. Kalau yang lokasi kerjanya di perkebunan dan ada TPS-nya, mereka tetap bergantian," sebutnya.

Bagi perusahaan yang tidak menjalankan ketentuan tersebut, dan ada yang membuat laporan, maka bisa dikenakan denda.

Untuk itu, agar seluruh perusahaan di Riau mengetahui hal tersebut, jauh-jauh hari pihaknya sudah menyebarkan surat edaran tersebut.

"Kalau ada laporan tidak membayar lembur, bisa didenda, itu ada ketentuannya dan wajib. Makanya jauh hari pak gubernur telah mengeluarkan surat edaran. Bahkan selain denda juga bisa mengarah ke pidana jika perusahaan tidak membayar lembur karyawan yang tetap bekerja di hari libur," tegasnya.

Untuk diketahui, pada Rabu 17 April besok, masyarakat Indonesia akan melakukan pemilihan umum memilih calon presiden dan wakil presiden Indonesia periode 2019-2024.

Selain itu, masyarakat juga akan memilih calon anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), Dewan Perwakilan Daerah (DPD RI), Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) tingkat provinsi dan DPRD tingkat kabupaten/kota. (Tribunpekanbaru.com/Syaiful Misgio)

Penulis: Syaiful Misgio
Editor: Hendra Efivanias
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved