Diisi Deklarasi Damai, Polres Dumai Gelar Diskusi Bersama KPU dan Bawaslu

Polres Dumai menggelar diskusi pemilu bersama KPU dan Bawaslu Dumai serta unsur terkait lainnya. Diskusi itu juga diisi deklarasi pemilu damai.

Diisi Deklarasi Damai, Polres Dumai Gelar Diskusi Bersama KPU dan Bawaslu
tribun pekanbaru
Penandatanganan deklarasi Pemilu 2019 Damai, Sejuk, Aman, dan Kondusif, di Polres Dumai. 

tribunpekanbaru.com - Dalam usaha mendukung kesuksesan Pemilu 2019, Polres Dumai gelar Focus Group Discussion (FGD) dengan tema 'Peran Serta Masyarakat dan Stakeholder Dalam Wujudkan Pemilu 2019 Aman Damai dan Sejuk di Kota Dumai.' Diskusi ini dilaksanakan pada Senin (15/4) lalu di Polres Dumai.

Dalam kegiatan tersebut hadir Ketua KPU Dumai, Darwis, didampingi Kapolres Dumai, AKBP Restika P Nainggolan, Dandim 0320/Dumai Letkol (Inf) Horas Sitinjak, Ketua Bawaslu Dumai, Zulfan, dan diikuti sejumlah tokoh masyarakat dan undangan lainnya.

Diskusi itu juga diisi deklarasi Pemilu Damai 2019, bersama-sama mewujudkan pesta demokrasi Pemilu Presiden dan Pemilu Legislatif 2019 aman, damai, sejuk, dan kondusif.

Selain itu, juga disepakati untuk bersama-sama membangun suasana yang penuh keamanan, dengan senantiasa mengedepankan sikap saling menghargai dan menghormati, serta berupaya menghindari terjadinya konflik dalam setiap tahapan Pemilu agar Pemilu 2019 dapat memberikan hasil yang berkualitas.

Terakhir, bersama-sama menegaskan empat pilar kebangsaan, yakni menjaga keutuhan NKRI, menegakkan Pancasila, menjunjung tinggi UUD 1945, dan menguatkan semboyan Bhinneka Tunggal Ika.

Kapolres Dumai AKBP Restika P Nainggolan, mengimbau seluruh elemen masyarakat turut mengawal jalannya Pemilu 2019 khususnya di Dumai. "Kita mengajak seluruh masyarakat turut mengawal dan menyukseskan jalannya Pemilu 2019 khususnya di wilayah hukum Polres Dumai," imbaunya.

Terpisah, Ketua KPU Dumai, Darwis, menjelaskan, pihaknya mengajak seluruh masyarat untuk bersama-sama menggunakan hak pilih pada 17 April ini, untuk menentukan Presiden dan Wakil Presiden serta Wakil Rakyat untuk lima tahun ke depan.

"Kita ingin masyarakat turut serta menggunakan hak pilihnya untuk Indonesia lebih baik," kata Darwis.

Dia mengimbau masyarakat tak perlu khawatir jika namanya tak masuk dalam DPT. "Cukup bawa saja e-KTP masing-masing dan memilih di alamat sesuai dalam e-KTP. Dengan demikian semua masyarakat sudah bisa ikut memilih," terangnya. (mad)

Penulis: Syahrul
Editor: rinaldi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved