Siak

Kejati Riau Minta JPU Selesaikan Perkara Direktur PT DSI Sampai Tuntas

Pengalihan penahanan Direktur PT DSI dari Rutan kelas II Siak menjadi tahanan kota juga sudah didengar pihak Kejati Riau, Senin

Kejati Riau Minta JPU Selesaikan Perkara Direktur PT DSI Sampai Tuntas
Internet
Ilustrasi 

Kejati Riau Minta JPU Selesaikan Perkara Direktur PT DSI Sampai Tuntas

TRIBUNSIAK.COM, SIAK - Pengalihan penahanan Direktur PT Duta Swakarya Indah (DSI) Suratno Konadi dari Rutan kelas II Siak menjadi tahanan kota juga sudah didengar pihak Kejati Riau, Senin (15/4/2019). Pihak Kejati Riau meminta kepada Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Siak agar menyelesaikan perkara itu sampai tuntas.

Kasi Penkum Kejati Riau, Muspidauan telah menanyakan kepada Kasi Pidum Kejari Siak Zikrullah perihal pengalihan penahanan tersangka tersebut. Muspidauan menyebut pihak Kejari Siak mengeluarkannya dari Rutan Siak karena sakit.

"Surat keterangan dokternya kata Pidum Kejari Siak ada. Keluarga tersangka mengajukan permohonan pengalihan tahanan ke Kejari Siak karena sakit," kata Muspidauan.

Ia mengatakan, dengan alasan sakit tersebut pihak keluarga mengajukan permohonan tahanan kota. Namun tersangka itu wajib melapor. Sedangkan tahanan kota dimaksud sesuai dengan permintaan keluarga tersangka.

"Coba nanti tanya lagi ke Kejari Siak, permohonan pihak keluarganya kota mana," kata dia.

Baca: Bukan di Siak, Gubernur Riau Syamsuar akan Nyoblos di TPS Ini Besok

Ia melanjutkan, pengalihan tahanan dari Rutan ke tahanan kota memang kewenangan kejaksaan. Sementara kota yang dipilih tidak harus jadi tahanan kota Siak.

"Mungkin Kejari Siak sudah mempunyai pertimbangan untuk pengalihan tahanan itu, yang penting perkara dapat diselesaikan, dan persidangan harus selesai, sampai eksekusi. Saya ingatkan ke JPU-nya harus selesaikan perkara dengan tuntas," kata dia.

Ia menegaskan jika putusan Pengadilan Negeri (PN) Siak tidak seimbang dengan tuntutan, akan dilakukan banding. Apalagi kalau divonis bebas pihaknya bakal kasasi ke Mahkamah Agung (MA).

"Setiap persidangan tersangka harus hadir kalau tidak tidak bisa disidangkan. Di sinilah kita lihat kooperatif atau tidaknya. Jangan sampai nanti banyak alasan untuk tidak datang," kata dia.

Halaman
1234
Penulis: Mayonal Putra
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved