Kurban Satu Ekor Kambing untuk Sekeluarga

Hari Raya Iduladha identik sebagai momentum berkurban, menyisihkan rezeki untuk menebus hewan kurban.

Kurban Satu Ekor Kambing untuk Sekeluarga
ACT
Global Qurban ACT. 

Kurban Satu Ekor Kambing untuk Sekeluarga

TRIBUNPEKANBARU.COM, JAKARTA - Hari Raya Iduladha identik sebagai momentum berkurban, menyisihkan rezeki untuk menebus hewan kurban.

Bagi kaum Muslim yang mampu, berkurban adalah ibadah tahunan yang rutin untuk dilakukan.

Bahkan ada juga yang menunaikannya secara bergiliran, terutama untuk hewan kurban kambing.

Pertama berkurban untuk ayahnya, tahun depan untuk ibunya, tahun berikutnya untuk anak pertama, begitu seterusnya.

Padahal sesungguhnya satu hewan kurban kambing bisa diniatkan untuk sekeluarga.

Sebuah Hadist Riwayat (HR.) Tirmidzi No. 1505 memuat dalil dari ‘Atho’ bin Yasar yang mengatakan, ”Aku pernah bertanya pada Ayyub Al Anshori, bagaimana kurban di masa Rasulullah awal?”.

Beliau menjawab, “Seseorang biasa berkurban dengan seekor kambing untuk dirinya dan satu keluarganya. Lalu mereka memakan kurban itu dan memberikan makan untuk yang lainnya.”

Dengan begitu, kaum Muslim yang tidak mampu berkurban mendapatkan pahala sebagaimana orang berkurban.

Adapun berkurban kambing untuk sekeluarga memiliki batasan yang tercakup dalam pahala menunaikan ibadah kurban, yakni dengan memenuhi tiga aspek: tinggal bersama, ada hubungan kekerabatan, dan sama-sama tanggungan nafkah dari kepala keluarga.

Halaman
12
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved