Menghadap Gubernur Usai Pemilu, Dispora Berharap Anggaran Popnas Ditambah di APBD-P

Saat ini Dispora mengaku kekurangan dana untuk memberangkatkan kontingen Popnas Riau ke Papua. Kondisi ini akan dilaporkan kepada Gubernur.

Menghadap Gubernur Usai Pemilu, Dispora Berharap Anggaran Popnas Ditambah di APBD-P
antara
Riau tidak mengikuti cabor voli pasir di Popnas 2019, karena cabor ini tidak ada dalam pembinaan PPLP Riau. 

tribunpekanbaru.com - Jumlah cabor yang akan diikuti Riau pada Popnas di Papua tahun ini, masih berkisar pada 16 atau 17 cabor. Satu cabor masih belum pasti, yakni tarung derajat.

Kepala Dispora Riau, Doni Aprialdi, mengaku kondisi ini belum dilaporkan kepada Gubernur Riau. "Pak Gubernur sangat padat jadwalnya akhir-akhir ini. Jadi sampai sekarang, belum kita sampaikan ikhwal Popnas ini," kata Doni menjawab Tribun, Selasa (16/4).

Meski begitu, pihaknya akan segera melaporkan kondisi kegiatan Popnas ini kepada Gubernur. Sebab jika berlarut, dikhawatirkan akan lewat dari pembahasan di APBD Perubahan 2019 nanti.

"Yang jelas, setelah Pemilu 17 April ini kita menghadap Gubernur, melaporkan kegiatan Popnas ini bersamaan dengan kendala yang dihadapi. Terutama soal anggaran," sebut Doni lagi.

Dia sangat berharap agar persoalan Popnas ini ada solusinya. Terutama mengenai jumlah cabor dan anggaran. "Memang harus dibantu. Tidak hanya kepada Pak Gubernur, kepada bapak/ibu anggota DPRD Riau juga kita mengharapkan solusi," katanya.

Seperti diketahui, meski anggaran Popnas sudah dianggarkan dalam APBD Riau 2019 sebesar Rp2,5 miliar, namun jumlah ini diyakini tidak cukup untuk Popnas Riau yang rencananya memboyong 17 cabor, dari 20 cabor yang ditandingkan di Papua nanti.

Dana Rp2,5 miliar tersebut hanya bisa untuk membawa 12 cabor. Itupun atlet yang dikirim dibatasi, hanya yang dinilai berpotensi meraih medali saja. Sementara Dispora berencana mengirim 17 cabor, termasuk tarung derajat yang tidak ada di binaan PPLP. Dana yang dibutuhkan untuk 17 cabor tersebut sekitar Rp7-10 miliar.

Kekurangan dana itu diharapkan bisa dianggarkan dalam APBD Perubahan 2019 nanti. Sebab perhelatan Popnas XV tahun 2019 di Papua pada 10-18 Oktober mendatang. "Masih bisa dimasukkan di anggaran perubahan," sebut Doni.

Popnas XV tahun 2019 ini mempertandingkan 20 cabor. Ke-20 cabor tersebut adalah angkat besi, atletik, basket, voli indoor, voli pasir, bulutangkis, dayung, gulat, judo, karate, panahan, silat, renang, takraw, sepakbola, taekwondo, tinju, tenis lapangan, tenis meja, dan tarung drajat.

Riau sendiri rencananya hanya mengikuti 16 cabor, sebab 2 dari 4 cabor yaitu voli pasir dan tarung derajat tidak ada di PPLP Riau. Sementara dua cabor lain yakni sepakbola dan tenis lapangan tak lolos kualifikasi di Popwil lalu.

Sebelumnya, pada Popnas sebelumnya di Semarang, Jateng, Riau finis di peringkat lima nasional, dan peringkat teratas untuk di Sumatra. (saf/rsy)

Penulis: Syafruddin Mirohi
Editor: rinaldi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved