Tekno

Kamu Ingin Jadi Youtuber? Ternyata YouTube Gunakan 2 Cara ini untuk Uji Kualitas Konten Video

Platform berbagi video terbesar, YouTube seringkali mendapat kritikan. termasuk ketika mereka meninggalkan komentar dan membacanya, tak hanya mengukur

Kamu Ingin Jadi Youtuber? Ternyata YouTube Gunakan 2 Cara ini untuk Uji Kualitas Konten Video
Youtube
Kolom search Youtube video unboxing Realme U1 

Kamu Ingin Jadi Youtuber? Ternyata YouTube Gunakan 2 Cara ini untuk Uji Kualitas Konten Video

TRIBUNPEKANBARU.COM - Platform berbagi video terbesar, YouTube seringkali mendapat kritikan.

Utamanya soal algoritma yang kerap mengatrol video-video yang cenderung kurang berkualitas dan tak jarang kontroversial.

Akhirnya, YouTube menjawab kritikan tersebut dengan membuat dua buah metrik baru yang dipasang secara internal.

Salah satu metriks digunakan untuk mengukur waktu total yang dihabiskan orang-orang di platform YouTube, termasuk ketika mereka meninggalkan komentar dan membacanya, tak hanya mengukur lamanya mereka menonton video.

Sementara metriks lainnya bernama "quality watch time" yang digunakan untuk mengukur konten secara lebih konstruktif, bukan konten yang sekadar membuat penonton berlama-lama menonton video di YouTube.

Artinya metriks tersebut akan membawa perubahan bagi konten-konten yang dianggap berkualitas, dan seharusnya lebih banyak mendapat apresiasi berupa iklan dan penonton.

Baca: DERETAN Foto-foto Artis Usai Mencoblos: Hamish Daud Akhirnya Ungkap Pilihan Capres-Cawapres

Baca: Usai Mencoblos, Inul Daratista Janjikan Hal Ini Jika Capres Pilihannya Menang

Baca: BREAKING NEWS: Pria di Meranti Riau Diamankan Saat Mau Mencoblos 2 Kali, Ngaku Dibayar 50 Ribu

Baca: Surat Suara Calon Presiden di TPS Siak, Riau Ini Hilang, Warga: Kami Akan Tunggu sampai Kapanpun

Sebelumnya, YouTube hanya menggunakan engagement - seberapa banyak waktu yang dihabiskan orang untuk menonton video - untuk mengukur kesuksesan sebuah video.

Tak perduli apakah video tersebut berkualitas ataukan video negatif yang berisi konspirasi. YouTube belum menjelaskan bagiamana cara kerja metrik "quality watch time" ini dan bagaimana cara mengkomunikasikannya kepada para kreator agar lebih banyak membuat video berkualitas.

Pihaknya hanya menjelaskan bahwa metrik ini akan dikelola oleh tenaga manual dan software.

Halaman
123
Editor: Firmauli Sihaloho
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved