Nurmawati Ciptakan Ramuan Herbal dari 125 Jenis Tumbuhan

DR Nurmawati bt Syarkoni mengembangkan sebanyak 125 jenis tumbuhan menjadi ramuan herbal. Sebanyak 83 ramuan mampu menyembuhkan berbagai penyakit.

Nurmawati Ciptakan Ramuan Herbal dari 125 Jenis Tumbuhan
tribun pekanbaru
DR Nurmawati bt Syarkoni, memberikan pelatihan tentang ramuan herbal dari tumbuh-tumbuhan. 

TRIBUNPEKANBARU, PEKANBARU - Bermacam jenis tumbuhan tersedia di alam. Adalah anugerah dari Sang Pencipta bagi manusia di bumi.

Tak sedikit di antaranya memiliki khasiat untuk mengobati banyak penyakit. Artinya, alam ini telah menyediakan tumbuhan yang dapat dikelola menjadi obat.

DR Nurmawati bt Syarkoni mengembangkan sebanyak 125 jenis tumbuhan menjadi ramuan herbal.

Dari penelitian yang dilakukan, ia telah menciptakan beberapa ramuan herbal dari tumbuhan yang dia kembangkan.

"Sekarang sudah ada 83 ramuan dari tumbuhan yang 100 persen herbal," sebut Nurmawati, Jumat (19/4/2019).

Bahan dari tumbuh-tumbuhan itu diramu. Komposisi ramuan dibedakan oleh kebutuhan untuk penyakit yang ingin diobati.

Khasiat yang dimiliki di antaranya, menurunkan kolesterol, menurunkan kadar gula darah, menyegarkan badan.

Kemudian mengobati asam urat, memperlancar haid, perawatan menopause, menguatkan tulang dan memecah batu ginjal.

Ada juga yang mampu merangsang kesuburan, mengobati sinusitis, meningkatkan keperkasaan pria dan pewangi badan. Serta berbagai penyakit akut seperti kanker, parkinson, perawatan janjung dan lainnya.

"Alhamdulillah, hingga saat ini resep herbal yang diamanahkan Allah kepada saya, banyak yang mujarab dan dapat menyembuhkan berbagai penyakit. Seperti hepatitis-B, arthritis, denggue, asma, darah tinggi, kolesterol, psoriasis dan lain-lain," papar Nurmawati.

Menurut wanita 58 tahun ini, ramuan herbal mulai dikembangkannya sejak tahun 1996 silam. Selain Indonesia, ramuan herbal yang diciptakannya bahkan telah digunakan di beberapa negara.

Seperti Brunei Darussalam, Malaysia, Bangladesh, Mesir, Iran, China, Kuwait, Jepang, Korea dan lainnya.

"Tujuan membuat ramuan herbal ini adalah sebagai fardhu kifayah. Terutama untuk membantu orang fakir miskin yang tak mampu berobat ke rumah sakit," kata wanita kelahiran Dalu-dalu, Rokan Hulu ini.

Menurut Nurmawati, ramuan herbal selain bahan bakunya murah, mudah diperbaharui. Proses pembuatannya juga ramah lingkungan.

Hal paling penting lagi, tidak menimbulkan racun dalam tubuh meski dikonsumsi dalam jangka waktu lama. (*)

Penulis: Fernando Sihombing
Editor: ihsan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved