KPU Dumai Hanya Akan Lakukan PSU di 2 TPS, Tolak PSL Seperti Rekomendasi Bawaslu

KPU Dumai hanya bersedia menggelar PSU di 2 TPS dari 4 TPS yang direkomendasikan. Sedangkan rekomendasi untuk PSL ditolak seluruhnya.

KPU Dumai Hanya Akan Lakukan PSU di 2 TPS, Tolak PSL Seperti Rekomendasi Bawaslu
ist
Logo KPU 

tribunpekanbaru.com - KPU Dumai pada Minggu (21/4) lalu menggelar rapat pleno komisioner, untuk mengambil sikap terhadap sejumlah rekomendasi yang dikeluarkan Bawaslu Dumai.

Di antara keputusan yang diambil adalah pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang (PSU) dan Pemungutan Suara Lanjutan (PSL) di sejumlah TPS yang ada di Kota Dumai. KPU memutuskan akan menindaklanjuti rekomendasi tersebut namun tidak seluruhnya.

Komisioner KPU Dumai, Parno, menjelaskan, pihaknya sudah memutuskan melalui rapat tersebut bahwa pelaksanaan PSL di Kota Dumai akan dibatalkan dengan alasan teknis.

"Untuk PSL, akhirnya setelah dibicarakan dalam rapat tersebut kita tolak dari semua rekomendasi yang diajukan," ungkap Parno.

Sementara untuk pelaksanaan PSU di Kota Dumai akan diteruskan. Namun dari empat TPS yang direkomendasikan PSU oleh Bawaslu Dumai, hanya dua TPS yang disetujui pelaksanaannya oleh KPU Dumai.

"Untuk pelaksanaan PSU akan kita gelar pada 27 April mendatang di TPS 27 Teluk Binjai, dan di TPS 12 Ratu Sima," terangnya.

Dia mengatakan, pelaksanaannya akan dilakukan pada 27 April mendatang di lokasi TPS yang sama pada pelaksanaan pemungutan suara pada 17 April lalu.

"Untuk lokasinya ya sama persis. Karena sudah diatur oleh Undang-undang. Jadi tidak boleh pindah," katanya.

Belum Terima Surat
Sementara itu, Bawaslu Dumai mengaku belum menerima surat apapun dari KPU Kota Dumai terkait pelaksanaan PSU. Komisioner Bawaslu Dumai, Zulfan, Senin (22/4) mengatakan, seharusnya pihaknya sudah menerima surat keputusan terkait hasil rapat pleno Komisioner KPU Dumai tentang PSU tersebut.

"Harusnya kita sudah terima surat tembusan terkait rencana pelaksanaan PSU tersebut, tapi justru belum ada kabar sampai sekarang," ungkapnya.

Dibeberkan Zulfan, sebelumnya Bawaslu merekomendasikan pelaksanaan PSU di empat TPS yakni di TPS 01 dan TPS 08 Kelurahan Dumai Kota, TPS 27 Kelurahan Teluk Binjai, dan TPS 12 Kelurahan Ratu Sima.

Rekomendasi itu berdasarkan sejumlah temuan pelanggaran. Di antaranya membuka kotak suara secara langsung tanpa prosedur karena ada surat suara salah masuk, dan banyak lagi. Lalu, ada pula pelanggaran yang disebabkan pemilih melakukan pencoblosan di TPS yang dirinya tidak terdaftar.

Zulfan juga menerangkan, selain PSU dia juga merekomendasikan PSL. Namun tidak satupun usulan tersebut ditanggapi pihak KPU Dumai. "Kita akan kaji kembali dasar penentuan pelaksanaan PSU oleh KPU, dan jika tidak sesuai kita akan tempuh upaya lain," tegasnya. (mad)

Penulis: Syahrul
Editor: rinaldi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved