Pemilu 2019

Jumlah TPS di Pekanbaru yang Melakukan PSL Pemilu 2019 Diprediksi Tak Sesuai Rekomendasi Bawaslu

Jumlah Tempat Pemungutan Suara atau TPS di Pekanbaru yang Melakukan PSL Pemilu 2019 diprediksi tak sesuai rekomendasi Bawaslu Riau

Jumlah TPS di Pekanbaru yang Melakukan PSL Pemilu 2019 Diprediksi Tak Sesuai Rekomendasi Bawaslu
Tribun Pekanbaru/Tribunnews/Kolase/Nolpitos Hendri
REKOMENDASI Bawaslu Riau sudah Lalui Proses Kajian, 26 TPS PSU dan 86 TPS PSL, 12 TPS di Kampar PSL. Jumlah TPS di Pekanbaru yang Melakukan PSL Pemilu 2019 Diprediksi Tak Sesuai Rekomendasi Bawaslu 

Jumlah TPS di Pekanbaru yang Melakukan PSL Pemilu 2019 Diprediksi Tak Sesuai Rekomendasi Bawaslu

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Jumlah Tempat Pemungutan Suara atau TPS di Pekanbaru yang Melakukan PSL Pemilu 2019 diprediksi tak sesuai rekomendasi Bawaslu Riau.

Jumlah TPS yang akan melakukan pemungutan suara lanjutan (PSL) di Kota Pekanbaru diprediksi tak sesuai dengan rekomendasi Bawaslu Riau.

Pada 20 April kemarin Bawaslu Riau merekomendasikan PSL di 86 TPS di Riau, namun dari hasil pencermatan KPU, 45 TPS di antaranya tidak layak untuk dilakukan PSL.

Baca: BAWASLU Riau: Banyak Laporan PENGGELEMBUNGAN SUARA pada Rekapitulasi Penghitungan Suara Pemilu 2019

Baca: Empat TPS di Kepulauan Meranti akan Dilakukan PSU Pemilu 2019, Bawaslu Tetap Antisipasi KECURANGAN

Baca: 2 PPK di Kampar Riau Selesai PLENO Rekapitulasi Penghitungan Suara Pemilu 2019 Tingkat Kecamatan

45 TPS tersebut terletak di sejumlah kecamatan di Kota Pekanbaru, sementara TPS yang direkomendasikan untuk PSL di Kota Pekanbaru sebanyak 55 TPS.

Artinya, KPU Kota Pekanbaru hanya akan melaksanakan PSL di 10 TPS saja.

"Saat KPU Kota melakukan konsultasi ke KPU Riau, kami mencermati seluruh TPS yang direkomendasikan PSL oleh Bawaslu Riau. Dari hasil pencermatan kami memang TPS yang direkomendasi PSL oleh Bawaslu banyak yang tidak memenuhi syarat untuk dilakukan PSL," ujar Komisioner KPU Riau, Firdaus, Selasa (23/4/2019).

Misalnya jelas Firdaus, adanya TPS yang direkomendasikan dilakukan PSL oleh Bawaslu lantaran adanya pemilih khusus yang tidak kebagian surat suara.

Sementara di dalam undang-undang, pemilih khusus hanya akan dilayani jika surat suara yang ada di TPS tersebut berlebih.

"DPK atau pemilih khusus akan dilayani oleh petugas KPPS jika ketersediaan surat suara mencukupi," ujarnya.

Halaman
1234
Penulis: Guruh Budi Wibowo
Editor: Nolpitos Hendri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved