Pekanbaru

Kalah Pemilu 2019, Oknum Caleg di Pekanbaru Jual Gas Elpiji 3 Kg Rp 20.000, Itu Pun Cuma ke Pengecer

Padahal, seharusnya gas elpiji tiga kilogram ini dijual ke masyarakat miskin sesuai HET yakni Rp 18.000/tabung.

Kalah Pemilu 2019, Oknum Caleg di Pekanbaru Jual Gas Elpiji 3 Kg Rp 20.000, Itu Pun Cuma ke Pengecer
Istimewa
Masyarakat mendatangi pangkalan elpiji tiga kilogram di Kawasan Perumahan Purwodadi Indah Permai II diduga menjual gas elpiji subsidi di atas Harga Eceran Tertinggi (HET), Senin kemarin. Ada dugaan pengelola enggan menjual gas elpiji subsidi dan menjualnya ke eceran dengan harga mahal. 

Kalah Pemilu 2019, Oknum Caleg di Pekanbaru Jual Gas Elpiji 3 Kg Rp 20.000, Itu Pun Cuma ke Pengecer

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Oknum pengelola pangkalan elpiji tiga kilogram di Kawasan Perumahan Purwodadi Indah Permai II diduga menjual gas elpiji subsidi di atas Harga Eceran Tertinggi (HET).

Ia nekat menjual gas melon bagi masyarakat miskin dengan harga Rp 20.000/tabung.

Padahal, seharusnya gas elpiji tiga kilogram ini dijual sesuai HET yakni Rp 18.000/tabung.

Bahkan lebih parah lagi, pengelola sempat menolak untuk menjual gas subsidi di pangkalan miliknya.

Ada dugaan pria yang sempat maju sebagai calon legislatif pada satu partai ini gagal pada Pemilu 2019.

Baca: Heboh Boikot Nasi Padang, Relawan Jokowi-Ma’ruf Riau: Masa Makan Pecel Lele Aja Gara-gara Pilpres

Namun ternyata pria berinisial SU ini tidak dipilih oleh masyarakat.

Alhasil, ia pun tidak ingin menjual gas subsidi di pangkalannya di Kelurahan Sidomulyo Barat, Kecamatan Tampan, Kota Pekanbaru.

"Dia cuma bersedia menjual ke pengecer saja, tapi dengan harga di atas harga biasa," ujar satu warga setempat kepada Tribunpekanbaru.com, Selasa (23/4/2019).

Ulah oknum pengelola sempat membuat gerah warga sekitar.

Halaman
1234
Penulis: Fernando
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved