Laboratorium Jadi Ruang Belajar, Disdikbud Meranti Bakal Merger Sejumlah SD

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kepulauan Meranti akan merger beberapa Sekolah Dasar (SD) untuk meningkatkan mutu pendidikan.

Laboratorium Jadi Ruang Belajar, Disdikbud Meranti Bakal Merger Sejumlah SD
Tribun Pekanbaru/Teddy Yohannes Tarigan
MERGER - SD Negeri 026 Selatpanjang yang bersebelahan dengan SD Negeri 001 Selatpanjang (cat dinding warna biru), di jalan Diponegoro, Selatpanjang, Kepulauan Meranti menjadi dua sekolah yang rencananya bakal dimerger oleh Dinas Pendidikan setempat. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, MERANTI - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kepulauan Meranti akan merger (menggabungkan) beberapa Sekolah Dasar (SD) yang ada di Kepulauan Meranti.

Hal ini dilakukan dengan tujuan peningkatan mutu pendidikan melalui penataan sejumlah sekolah.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kepulauan Meranti, Nuriman Khair mengatakan dilakukannya merger, mengingat banyak sekolah di Kepulauan Meranti tidak memenuhi standar.

"Ada beberapa sekolah yang akan di merger, mengingat banyaknya sekolah yang tidak memenuhi standar. Dimana jumlah siswa dan ruang belajar tidak sesuai sehingga pustaka dan laboratorium pun dijadikan ruang belajar. Maksimal satu lokal itu 28 siswa," ujar Nuriman Selasa (23/4/2019).

Baca: Pungutan Komite Sekolah Membebani, Gubri Minta Kebutuhan Sekolah Disampaikan ke Pemda

Baca: BPBD Tunggu Tambahan Helikopter untuk Antisipasi Kemarau Ekstrim di Bulan Juni

Merger ini dikatakan Nuriman difokuskan pada dua sekolah yang berada di satu area halaman, sekolah yang menumpang, dan gedung sekolah yang mendesak untuk diperbaiki.

Selain itu merger dipandang dapat menghindari persaingan tak sehat antar sekolah yang ada dalam satu kompleks.

Sementara itu Kepala Bidang Pendidikan Dasar Disdikbud Kepulauan Meranti, Syafrizal menambahkan penggabungan dua sekolah yang berada di satu area halaman tersebut nantinya akan menjadi menjadi satu manajemen atau satu kepala sekolah.

Ditambahkan, sekolah yang akan di merger dan dilakukan penggabungan.

Di antaranya SD 001, SD 026, SD 004, SD 005 dan SD 006.

Walaupun demikian dikatakan Syafrizal perencanaan ini masih dalam tahap pemetaan dan sosialiasi agar dalam eksekusi nantinya bisa dilaksanakan dengan baik.

"Kita akan memetakan dan mensosialisasikan terlebih dahulu. Sekolah yang berdekatan itu tidak akan maksimal, selain itu biaya operasional tinggi, jadi yang berdekatan itu lebih baik digabungkan." pungkasnya. (Tribunpekanbaru.com/Teddy Yohannes Tarigan)

Penulis: Teddy Tarigan
Editor: Hendra Efivanias
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved