kepulauan Meranti

Diduga DIBUNUH, Ibu Rumah Tangga di Meranti Tewas BERSIMBAH DARAH, Polisi Turunkan Tim FORENSIK

Diduga dibunuh, ibu rumah tangga di Selat Panjang Kepulauan Meranti Riau tewas bersimbah darah, polisi turunkan Tim Forensik

Diduga DIBUNUH, Ibu Rumah Tangga di Meranti Tewas BERSIMBAH DARAH, Polisi Turunkan Tim FORENSIK
Tribun Pekanbaru/Teddy Tarigan
Diduga DIBUNUH, Ibu Rumah Tangga di Meranti Tewas BERSIMBAH DARAH, Polisi Turunkan Tim FORENSIK 

Diduga DIBUNUH, Ibu Rumah Tangga di Meranti Tewas BERSIMBAH DARAH, Polisi Turunkan Tim FORENSIK

TRIBUNPEKANBARU.COM, KEPULAUANMERANTI - Diduga dibunuh, ibu rumah tangga di Selat Panjang Kepulauan Meranti Riau tewas bersimbah darah, polisi turunkan Tim Forensik.

Penemuan mayat bersimbah darah di Jalan Manggis Kelurahan Selatpanjang Kota, Kecamatan Tebinggi Tinggi, Kepulauan Meranti pada Rabu (30/4/2019) membuat heboh masyarakat.

Hingga saat ini perisitiwa ini masih masih menjadi misteri karena belum diketahui dengan pasti penyebab kematian dari korban.

Baca: VIRAL GADIS Cantik MALAYSIA Dinikahi Pria AFRIKA, Selebgram Asal PADANG Bertemu Jodoh di Dunia MAYA

Baca: MAHASISWI CANTIK Calon Guru Ini Terpilih Jadi DUTA BAHASA Riau 2019, Kuliah di FKIP Unilak

Baca: Bupati, Sekda, Kabag Umum, Bendahara PEMKAB Kuansing Digugat Warga karena Rp 872 Juta, Ini Ceritanya

Untuk diketahui korban adalah Erna Widyawati (34) yang berprofesi sebagai IRT dan Pedagang.

Kronologis penemuan mayat tersebut dari pihak kepolisian dimana sekira pukul 11.50 WIB, Ali Amran sebagai saksi pertama bersama dengan anaknya tiba dirumahnya yang berada di jalan Mangggis Gang Manggis tepatnya disebelah rumah korban.

Setibanya di rumah Jaipullah (37) yang merupakan suami korban, Ali melihat pintu rumah korban dalam keadaan terbuka.

Dijelaskan Kapolres bahwa sebelumnya ada pekerja yang memasang keramik di rumah korban, namun saat tiba di sana pekerja tidak ada lagi.

"lalu Saksi I mendekati pintu rumah korban yang terbuka tersebut untuk mengecek ada atau tidaknya tukang yang sedang bekerja untuk memasang keramik rumah korban akan tetapi saksi I tidak menemukan tukang yang sedang bekerja maupun orang lain di dalam rumah korban," ujar Kapolres Kepulauan Meranti AKBP La Ode Proyek.

Setelah itu Ali bersama dengan anaknya menuju kerumahnya dan pada saat saksi menuju dapur rumahnya, Ali menemukan korban dalam keadaan bersimbah darah.

Halaman
1234
Penulis: Teddy Tarigan
Editor: Nolpitos Hendri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved