Bintang Maharani Segera Bangun 110 Unit Rumah MBR di Kubang

PT Bintang Maharani Sejahtera, telah memulai proyek perumahan subsidi keduanya di Jalan Bupati, Kubang Raya, Kabupaten Kampar.

Bintang Maharani Segera Bangun 110 Unit Rumah MBR di Kubang
Tribun Pekanbaru/Firmauli Sialoho
Illustrasi puluhan Rumah subsidi yang dibangun di Jalan Indrapuri, Kecamatan Tenayan Raya, Pekanbaru. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - PT Bintang Maharani Sejahtera, telah memulai proyek perumahan subsidi keduanya di Jalan Bupati, Kubang Raya, Kabupaten Kampar.

Pimpinan PT Bintang Maharani Sejahtera, Yulekson mengatakan, proyek perumahan yang belokasi di Jalan Bupati Kubang itu berada di atas lahan seluas 1,7 hektare. Total bangunan type 36 yang akan berdiri di atas lahan tersebut nantinya sebanyak 110 unit.

"Sampai saat ini kita sudah berhasil menjual 20 unit, yang akan dibangun sekitar 90 unit lagi. Memang pembangunan kita sesuaikan permintaan konsumen, jika berkas sudah lengkap, wawancara bank, baru dibangun," kata Yulekson.

Dikatakan, bagi yang tertarik memiliki unit perumahan dari PT Bintang Maharani Sejahtera di Jalan Bupati, bisa melakukan survey langsung ke lokasi.

Syarat yang ditetapkan perusahaan menyesuaikan peraturan pemerintah, yakni calon pembeli belum pernah mengambil rumah subsidi, gaji maksimal 4 juta, berdomisili di kabupaten atau kota dimana perumahan itu dibangun, dan syarat-syarat yang telah diatur oleh kementrian PUPR lainnya.

"Tapi kalau seseorang tinggal di suatu kabupaten/kota yang berdekatan dengan satu kabupaten/kota lainnya itu bisa. Misal dia berdomisili di Pekanbaru dan mengambil rumah MBR di Kampar. Tapi di luar kabupaten itu bisa juga asalkan dengan syarat. Contoh, dia punya anak, kuliah di Pekanbaru, ingin mengambilkan rumah untuk dihuni, bisa asalkan dibuktikan dengan kartu mahasiswa sang anak," bebernya.

Sesuai aturan kementrian PUPR, Yulekson menyebut, harga jual perumahan MBR saat ini masih di angka Rp 130 juta menjelang aturan untuk 2019 diterbitkan. Jika pembelian dilakukan secara kredit, maka DP yang harus dibayarkan sebesar 5 persen atau Rp 6,5 juta dari harga.

"Tapi DP Rp 6,5 juta ini akan ada subsidi dari pemerintah Rp 4 juta, maka DP yang harus dibayarkan Rp 2,5 juta. Namun kita juga siap memberikan diskon khusus lagi bagi konsumen, sehingga makin mempermudah konsumen memperoleh rumah MBR," katanya. (dri)

Penulis: Hendri Gusmulyadi
Editor: kasri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved