MForce Indonesia Gelar Pameran di Ska Pekanbaru

PT MForce Indonesia, gelar pameran kendaraan roda dua dengan konsep retro bernama SM Classic di Mal Ska Pekanbaru, Jumat (3/5/2019). Pada ajang itu di

MForce Indonesia Gelar Pameran di Ska Pekanbaru
TRIBUN PEKANBARU
SPG PT MForce Indonesia perlihatkan unit SM Classic pada ajang pameran di Mal Ska Pekanbaru. Pameran itu berlangsung hingga 5 Mei 2019 nanti. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - PT MForce Indonesia, gelar pameran kendaraan roda dua dengan konsep retro bernama SM Classic di Mal Ska Pekanbaru, Jumat (3/5/2019). Pada ajang itu diperkenalkan beberapa varian motor SM Classic kepada ribuan pengunjung.

Sales Marketing PT MForce Indonesia, Sofyan Wahyudi, mengatakan SM Classic merupakan unit kendaraan dengan model klasik yang diimport PT MForce Indonesia yang dikenal sebagai APM SYM dari Taiwan.

Motor ini didatangkan dari Malaysia dan telah diperkenalkan pada ajang Indonesia Motorcycle Show (IMOS) Oktober 2018 lalu di Jakarta.

Ajang pameran sepeda motor SM Classic di Mal Ska akan berlangsung sampai dengan tanggal 5 Mei 2019. Artinya, hingga pameran ditutup, masyarakat Pekanbaru bisa melihat langsung tampilan unik dari kendaraan tersebut.

"Selain di pameran, SM Classic juga kita pajang di diler kita di Jalan Hangtuah Pekanbaru," ungkap Sales Marketing Manager MForce Indonesia, Sofyan Wahyudi saat tribun temui di lokasi pameran SM Classic Mal Ska Pekanbaru.

Sofyan juga menjelaskan ada beberapa varian warna, yakni Matte Red, Matte Grey, dan Yellow.

Konsumen yang memilih SM Classic diyakini bakal mendapatkan kesan romantis ketika kendaraan ditunggangi. Termasuk juga membangkitkan kembali memori mendalam akan kendaraan masa lampau.

SM Classic mengusung dua konsep utama, yakni unsur klasik dan modern. Unsur klasik terlihat jelas pada bagian lampu (headlamp) seperti motor cup masa lampau. Bagian bodi pun bagitu, hingga bagian-bagian aksesoris yang kental akan warna krom.

Beranjak pada bagian roda depan, SM Classic menggunakan ban berukuran 70/90, sedangkan bagian belakang berukuran 80/90.

Ring (velg) berukuran 17 inchi yang dipasangkan ban, juga dibekali rem jenis tromol baik depan maupun belakang. Suspensi depannya juga telah memakai sistem upside down, dan jari-jari velg lurus serta sangat rapat.

Melihat pada panel instrumen, SM Classic mengandalkan model analog dengan informasi speedometer, odometer dan lampu-lampu indikator seperti sein.

Sementara itu di bagian dapur pacu, pihak pabrikan mengandalkan mesin dengan kapasitas 110 cc, hingga transmisi manual 4 percepatan.

"Jika kita ingin tahu modernnya SM Classic ini bisa kita lihat di headlamp-nya dengan lampu senja jenis LED. Begitu juga di bagian lampu sein. Dengan segala keunggulannya ini, kita tawarkan SM Classic di angka Rp22 jutaan rupiah," kata Sofyan. (dri)

Penulis: Hendri Gusmulyadi
Editor: kasri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved