TI Riau Usulkan Tiga Zona untuk Pelaksanakan Pra PON Cabor Taekwondo

Munas Taekwondo di Jakarta beberapa waktu lalu gagal menetapkan tuan rumah Pra PON. Rencananya, Pra PON akan dibahas dalam rakernas Juli mendatang.

TI Riau Usulkan Tiga Zona untuk Pelaksanakan Pra PON Cabor Taekwondo
antara
Riau mengusulkan Pra PON taekwondo dibagi dalam tiga zona, yaitu zona timur, tengah, dan barat. PB TI sendiri belum memutuskan tuan rumah Pra PON taekwondo 2019. 

tribunpekanbaru.com - Munas PB TI (Taekwondo Indonesia) pada akhir April lalu di Jakarta, tidak berhasil menetapkan tuan rumah Pra PON taekwondo 2019. Hingga kini, belum diketahui pasti alasan ruan rumah PON belum ditetapkan.

Munas saat itu hanya fokus pemilihan ketua PB TI, dan secara aklamasi memilih Thamrin Marzuki sebagai Ketua Umum PB TI yang baru.

Ketua Pengprov TI Riau, H Amran Tambi, Minggu (5/5) menjelaskan, PB TI baru akan menetapkan tuan rumah Pra PON taekwondo, bersamaan dengan digelarnya Rakernas Taekwondo di Depok, Juli 2019 mendatang atau usai Lebaran Idul Fitri.

"Juli nanti, mudah-mudahan tidak bergeser lagi jadwalnya. Karena semua daerah sudah tahu," papar Tambi yang ikut dalam Munas Taekwondo lalu kepada Tribun.

Dijelaskan, awalnya penetapan tuan rumah Pra PON dibahas saat Munas. Namun karena masih belum ada kesepakatan sesama pengprov dan PB TI, makanya diundur. Pengunduran ini juga berkaitan dengan sistem pelaksanaan Pra PON nanti.

Pengprov TI Riau sendiri, kata Tambi, mengusulkan Pra PON dibagi dalam tiga zona yakni zona timur (Kalimantan, Sulawesi, Papua), zona tengah (Jawa dan sekitarnya), serta zona barat (Sumatra). "Usulan ini sudah disetujui banyak pengurus daerah lain," kata Tambi.

Menurutnya, pembagian zona ini akan menguntungkan semua daerah, sebab bisa lebih banyak meloloskan atlet ke PON Papua tahun depan.

"Kita harap usulan ini direalisasikan PB TI. Kita akan lakukan upaya maksimal, karena TI Riau punya peluang besar meloloskan banyak atlet ke PON Papua. Termasuk target medali emas," tutur Tambi.

Dari beberapa cabor yang akan melaksanakan Kejurnas Pra PON tahun 2019 ini, belum semuanya menentukan jadwal. Padahal KONI Riau sangat berharap semua cabor yang akan ikut Kejurnas Pra PON, sudah punya jadwal pertandingan. Sehingga KONI bisa menghitung anggaran plus atlet yang akan dikirim.

"Kita harap paling lama usai Lebaran Idul Fitri ini sudah ada data cabor yang ikut Kejurnas Pra PON," kata Ketua KONI Riau, Emrizal Pakis. (saf)

Penulis: Syafruddin Mirohi
Editor: rinaldi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved