Ramadhan 1440 H

Waktu Sahur Lupa Baca Niat, Apakah Puasanya Sah?

Mengenai niat puasa Ramadhan, para ulama berbeda pendapat tentang waktu niatnya.

Waktu Sahur Lupa Baca Niat, Apakah Puasanya Sah?
Tribun Pekanbaru/Nasuha Nasution
Ustadzah Nella Lucky 

Pertanyaan: Waktu sahur lupa baca niat, apakah puasanya sah?

Jawaban: Dalam perkara Fikih, ulama sering berbeda pendapat.

Dan jika terjadi perbedaan pendapat di kalangan ulama maka kita sebagai muttabi' (pengikut) boleh mengambil salah satu perkara dan boleh mengambil perkara yang mudah.

Ada banyak kasus yang menyebabkan ulama berbeda pendapat misalnya qunut atau tidak qunut, status wanita haid masuk masjid dan pada perkara lain.

Mengenai niat puasa Ramadhan, para ulama berbeda pendapat tentang waktu niatnya.

Pertama, Imam Syafi’i, Malik, Ahmad bin Hambal dan para pengikutnya menyatakan bahwa niat puasa harus dilakukan di malam hari, yaitu antara terbenamnya matahari sampai terbitnya fajar.

Jika niat dilaksanakan di luar waktu tersebut, maka hukumnya tidak sah. Akibatnya, puasa pun juga tidak sah.

Mereka berpegangan pada haditsriwayat Hafshah, bahwa Nabi shallallahu ala’ihi wasallam bersabda:

Barangsiapa yang tidak berniat di malam hari sebelum fajar, maka tidak ada puasa baginya. (HR. Baihaqi dan Daruquthni).

Baca: Diskon Besar-besaran Kipas Angin dalam Promo Fan Fair Ace Mal Pekanbaru

Hadits di atas secara jelas menegaskan ketidakabsahan puasa bagi orang yang tidak berniat di malam hari.

Halaman
12
Penulis: Nasuha Nasution
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved