Ramadan

Peserta Tak Dipungut Biaya, Lazismu Gelar Pesantren Kilat di Tiga Masjid

Lembaga Amil Zakat Infak Sadaqah Muhammadiyah (Lazismu) kembali menggelar program yang bertujuan membentuk generasi Alquran di Ramadan 1440 H.

Peserta Tak Dipungut Biaya, Lazismu Gelar Pesantren Kilat di Tiga Masjid
TRIBUNPEKANBARU/GURUH BUDI WIBOWO
Anak-anak antusias mengikuti Pesantren Ramadan yang digelar Lazismu di sejumlah masjid di Kota Pekanbaru. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARAU - Lembaga Amil Zakat Infak Sadaqah Muhammadiyah (Lazismu) kembali menggelar program yang bertujuan membentuk generasi Alquran di bulan suci Ramadan 1440 Hijriyah.

Program yang dinamakan 'Pesantren Ramadan' ini digelar Lazismu di tiga masjid.

Kepala Perwakilan Lazismu Kota Pekanbaru, Agung Pramuryantyo menjelaskan, pada Ramadan tahun ini, Lazismu menggelar Pesantren Ramadan di Masjid Tauhid dan Darul Ihsan di Kelurahan Sialang Munggu serta Masjid Taqwa Muhammadiyah di Jalan Srikandi.

Pesantren di tiga masjid tersebut dilakukan dalam waktu berbeda.

Untuk pesantren di Masjid Tauhid dimulai pada tanggal 7 Mei 2019. Sementara pesantren di masjid Darul Ihsan dimulai pada tanggal 8 Mei 2019, sedangkan pesantren di Masjid Taqwa baru akan dimulai pada 15 Mei mendatang.

Pesantren Ramadan Lazismu, kata Agung akan digelar selama 10 hingga 20 hari, menyesuaikan kondisi masing-masing masjid yang menjadi mitra. Setiap pesantren melibatkan 50 hingga 70 anak-anak, mulai dari SD hingga SMA.

Peserta adalah anak-anak warga yang tinggal di sekitar masjid. Di Pesantren Ramadan Lazismu, mereka akan diberi materi tentang iqro, tahsin dan tahfizh.

Di samping materi lain seperti dirosah islamiyah, siroh nabi, fiqih, adab dan akhlak, ibadah, doa harian serta siroh para sahabat oleh tim pengajar didatangkan dari mentor Lazismu Pekanbaru.

"Anak-anak akan mendapat materi usai Salat Ashar sampai memasuki Salat Isya. Untuk mendaftar di Pesantren Ramadan tidak dipungut biaya, semua kami gratiskan," ungkap Agung Pramuryantyo, Jumat (10/5/2019).

Program yang telah berjalan tiga tahun belakangan ini ternyata mendapat sambutan antusias dari anak-anak sekitar masjid. Hal tersebut terlihat dengan ramainya anak-anak yang mendaftarkan diri di Pesantren Ramadan yang digelar Lazismu.

Agung mengungkapkan, tujuan utama digelarnya program tersebut untuk menanamkan cinta terhadap Alquran. Selain itu, dengan adanya program tersebut memotivasi para remaja masjid atau musala untuk mengadakan kegiatan serupa dengan mandiri.

"Kami berharap dengan program ini, anak-anak bisa mengoptimalkan waktunya dengan memperbanyak ibadah dan menambah pemahamannya tentang Islam. Dengan begitu syiar Islam terus berkelanjutan di negeri ini," ujarnya.

Selain program Pesantren Ramadan, Lazismu juga memiliki program lain yaitu, berbuka bersama, bingkisan lebaran, berbagi sembako, ta'jil on the street.

"Kami punya banyak program sosial yang dilakukan pada bulan Ramadan. Kami juga mempersilakan umat Islam di Pekanbaru yang ingin berinfak di Lazismu," ujar Agung. (Tribunpekanbaru/guruh budi wibowo)

Penulis: Guruh Budi Wibowo
Editor: Nurul Qomariah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved