Dumai

Potongan Kepala Masih Belum Ditemukan, Polisi Kantongi Identitas Mayat Wanita Tanpa Kepala di Dumai

Hingga saat ini kepala korban belum ditemukan oleh kepolisian maupun atas dasar laporan masyarakat sekitar.

Potongan Kepala Masih Belum Ditemukan, Polisi Kantongi Identitas Mayat Wanita Tanpa Kepala di Dumai
Tribun Pekanbaru/Syahrul Ramadhan
TERUNGKAP, Mayat Wanita TANPA KEPALA di Dumai TERNYATA Sedang Hamil Muda, Pakai Celana dalam Korset 

TRIBUNPEKANBARU.COM, DUMAI - Sat Reskrim Polres Dumai mengungkapkan sudah kantongi identitas mayat perempuan tanpa kepala yang ditemukan di Jalan Mattain RT 04 Kelurahan Teluk Makmur pada Kamis (2/5/2019) lalu.

"Kami sudah kantongi identitas korban. Saat ini, perkara tersebut tengah kami dalami lebih lanjut guna pengungkapan perkaranya," jelas Kapolres Dumai AKBP Restika P Nainggolan melalui Kasatreskrim Polres Dumai AKP Awaluddin Syam pada Kamis (9/5/2019).

Sayang, Kasat Reskrim belum mau menjelaskan lebih lanjut terkait identitas korban tak berkepala tersebut.

"Kami masih dalami kasusnya. Biarkan tim bekerja dulu, nanti jika sudah tepat waktunya kita akan rilis ke media," sampainya.

Terkait kabar foto penggalan kepala korban sudah ditemukan yang banyak beredar di sosial media, Kasat Reskrim pun memberi jawaban.

Baca: TERBARU Update Real Count Pilpres KPU Jumat 10 Mei 2019, Data Masuk 75.13%, Prabowo Masih Tertinggal

Baca: Viral Video Uang Rp 50.000 Disiram Bensin untuk Buktikan Palsu, Ini Kata Bank Indonesia

Baca: Warga Dumai Temukan Mayat Wanita Tanpa Busana dan Tanpa Kepala, Diduga Korban Mutilasi

Sesosok mayat perempuan nyaris tanpa busana ditemukan tanpa kepala di Teluk Makmur Kota Dumai.
Sesosok mayat perempuan nyaris tanpa busana ditemukan tanpa kepala di Teluk Makmur Kota Dumai. (Tribunpekanbaru.com/Syahrul)

Dia menegaskan, hingga saat ini kepala korban belum ditemukan oleh kepolisian maupun atas dasar laporan masyarakat sekitar.

"Sampai saat ini kami belum menemukan atau menerima laporan adanya temuan potongan kepala korban," sampainya.

Kasat reskrim menghimbau agar masyarakat tidak turut menyebarkan hoax terkait kasus tersebut hingga menyebabkan kesalahpahaman di masyarakat luas.

"Kami berharap, agar masyarakat lebih dewasa dalam menerima informasi dan dalam menggunakan sosial media," paparnya.

"Supaya semua orang tidak salah kaprah dan tidak memperkeruh suasana," tandas Kasat Reskrim.

Halaman
123
Editor: Sesri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved