Tahanan Rutan Siak Rusuh

VIDEO: Rutan Siak Rusuh Hingga Terbakar, Kapolda Riau Turun Tinjau Lokasi Kejadian

Kapolda Riau, Irjen Pol Widodo Eko Prihastopo, langsung melakukan peninjauan ke Rutan Klas II B Siak. Hal ini terkait dengan peristiwa

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Kapolda Riau, Irjen Pol Widodo Eko Prihastopo, langsung melakukan peninjauan ke Rutan Klas II B Siak.

Hal ini terkait dengan peristiwa kerusuhan yang terjadi di Rutan tersebut.

Kapolda menyatakan, sejumlah tahanan dan Napi, saat ini sudah berada dalam pengawasan petugas.

"110 sudah berada dalam pengawasan kita. Tinggal sekarang kita sedang berusaha untuk masuk ke dalam. Alhamdulillah kondisi kebakaran sudah berhasil dipadamkan," kata Irjen Widodo.

Lanjut dia, petugas kini sedang berusaha masuk ke dalam, dan melakukan upaya negosiasi.

Baca: VIDEO : Pasca-Kerusuhan, Kondisi Rutan Kelas IIB Siak - Riau Tinggal Puing

Baca: TERUNGKAP Kasus Mutilasi Kasir Minimarket di Palembang! Saksi Lihat Pria Bawa Koper

Baca: Tempatkan Personil di Perbatasan, Polres Pelalawan Bantu Cari Tahanan Kabur dari Rutan Siak

"Yang di dalam itu nanti kita akan cek jumlahnya berapa. Sehingga kita bisa tahu, yang diluar (berhasil diamankan) 110, yang di dalam berapa. Sehingga total 648 dikurang itu, kalau tidak cukup berarti ada yang lari," terang Jenderal bintang dua ini lagi.

Kapolda menuturkan, petugas belum bisa melakukan perincian data tahanan dan Napi tersebut. Karena masih berupaya masuk ke dalam.

Kapolda Riau Irjen Pol Widodo Eko Prihastopo saat meninjau langsung ke Rutan Klas II B Siak pasca terjadinya kerusuhan, Sabtu (11/5/2019) pagi.
Kapolda Riau Irjen Pol Widodo Eko Prihastopo saat meninjau langsung ke Rutan Klas II B Siak pasca terjadinya kerusuhan, Sabtu (11/5/2019) pagi. (TribunPekanbaru/Rizky Armanda)

Ditanyai soal korban dalam peristiwa ini, Widodo, sejauh ini belum ada laporan soal itu.

"Mudah-mudahan tidak ada untuk korban manusia. Untuk hal-hal yang sifatnya sensitif di dalam sudah kita amankan semua. Kita tinggal negosiasi dengan mereka, dan rencananya akan dipindahkan ke Rutan yang lain. Karena di sini sudah tidak mungkin ditempati," urainya.(Tribunpekanbaru.com/Rizky Armanda)

Penulis: Rizky Armanda
Editor: David Tobing
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved