Panggil Atlet Usai Lebaran, PABBSI Riau Mulai Persiapan Hadapi Pra PON

PABBSI Riau menargetkan medali emas dari cabor angkat besi, angkat berat, dan binaraga, sekaligus meloloskan atlet ke PON Papua.

Panggil Atlet Usai Lebaran, PABBSI Riau Mulai Persiapan Hadapi Pra PON
Pixabay/3dman_eu
PABBSI Riau berencana mulai memanggil atlet usai Lebaran nanti, untuk melaksanakan TC berjalan jelang Pra PON. 

tribunpekanbaru.com - Cabor binaraga, angkat besi, dan angkat berat, ternyata belum melaksanakan pemusatan latihan atau training camp (TC) berjalan. Padahal waktu pelaksanaan Pra PON hanya tinggal dua bulan lebih lagi.

Cabor binaraga, angkat besi, angkat berat, berinduk pada satu organisasi yaitu Persatuan Angkat Besi/Berat dan Binaraga Seluruh Indonesia (PABBSI). Pertandingan Pra PON cabor ini akan dilaksanakan di Jakarta pada 18-28 Agustus mendatang.

"Kita belum bicarakan (TC berjalan). Pemanggilan atlet untuk TC berjalan nanti usai Lebaran," kata Sekum PABBSI Riau, Ihsan Fitra, Minggu (12/5) kepada Tribun.

Apa alasan PABBSI Riau belum melaksanakan TC Berjalan? Ikhsan menjelaskan, untuk latihan atlet secara berkala sudah dilaksanakan sejak beberapa waktu lalu. Namun untuk pemanggilan TC berjalan, pihaknya perlu mengadakan rapat karena ini berkaitan dengan anggaran.

Seiring dengan hal tersebut, pihaknya meminta agar KONI Riau membantu anggaran untuk pelaksanaan TC tersebut. Selain itu, PABBSI juga sudah harus menentukan 100 atlet minimal satu bulan sebelum hari pertandingan.

"Sekitar Juli kita sudah bentuk tim inti binaraga, angkat besi, dan angkat berat. Yang pasti kami komit untuk target dalam meraih medali," katanya.

PABBSI Riau sangat konsen dalam mempersiapkan tim secara matang. Terutama di kelas-kelas andalan yang bisa lolos ke PON tahun depan di Papua.

Bahkan PABBSI Riau juga menargetkan masing-masing cabor (binaraga, angkat besi, angkat berat), masing-masingnya bisa meraih medali emas minimal satu keping.

"Kalau anggaran memungkinkan, kita minta kirim atlet full tim," tambah Ikhsan.

Pada Pra PON nanti, binaraga mempertandingkan 6 kelas, angkat besi 14 kelas, dan angkat berat 15 kelas. PABBSI Riau minta agar KONI Riau mendukung pengiriman atlet full tim untuk semua kelas, agar peluang meloloskan atlet ke PON 2020 di Papua bisa semakin terbuka. (saf)

Penulis: Syafruddin Mirohi
Editor: rinaldi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved