Pemilu 2019

Sudah 15 Orang Petugas Pemilu Meninggal di Riau, Sakit 110 Orang

Jumlah petugas penyelenggara pemilu yang meninggal di Riau terus bertambah.

Sudah 15 Orang Petugas Pemilu Meninggal di Riau, Sakit 110 Orang
Istimewa
FOTO ILUSTRASI - Komisioner KPU Riau, Nugroho Noto Susanto bersama pihak kepolisian dan pengawas meninjau pemungutan suara lanjutan di TPS 6, Desa Kualu Nenas, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar, Sabtu (27/4/2019). 

Sudah 15 Orang Petugas Pemilu Meninggal di Riau

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Jumlah petugas penyelenggara pemilu yang meninggal di Riau terus bertambah, hingga Senin (13/5/2019) dari data yang ada di KPU jumlah yang meninggal sudah mencapai 15 Orang. Sedangkan yang sakit mencapai 110 orang.

Terakhir petugas yang meninggal adalah petugas dari Kabupaten Kuantan Singingi. Sementara petugas terbaru yang sakit juga terus bertambah, dimana terbaru ada dua petugas di Rokan Hulu dan dua orang di Kota Dumai.

"Sekarang jumlah yang meninggal sudah 15 Orang yang sakit 110 orang, itu data per Senin (13/5)," ujar Komisioner KPU Riau Divisi Sosialisasi Nugroho Noto Susanto kepada Tribunpekanbaru.com Senin (13/5).

Baca: Lagi, Satu Petugas KPPS Pemilu 2019 di Kuansing Riau Meninggal Dunia

Baca: Misteri Kematian Ratusan KPPS Pemilu 2019 Mulai Terungkap, Dokter Ani Hasibuan: Bukan Karena Lelah

Baca: Kakek Bejat di Kampar Riau Cabuli Anak Tirinya yang Masih Remaja, Sempat Ngancam akan Injak Korban

Menurut Nugroho Noto Susanto meskipun sebelumnya sudah disampaikan data ke KPU RI untuk melengkapi data penyaluran santunan, bagi yang baru meninggal dan data yang sakit ini akan tetap dilaporkan ke KPU RI.

Saksikan juga berita video menarik Tribun Pekanbaru dengan subscribe ke channel YouTube Tribunpekanbaru.com:

"Akan kami laporkan juga ke KPU RI, karena mereka juga petugas yang meninggal dalam menjalankan tugas Pemilu," ujar Nugroho Noto Susanto.

Nugroho Noto Susanto menyampaikan pihaknya dari daerah hanya menyampaikan data ke KPU RI, sedangkan yang menentukan atau yang mengkategorikan penerima santunan masuk dalam kategori yang mana nantinya adalah KPU RI.

"Mereka (KPU RI) yang akan menentukan nanti masuk kategori mana si penerimanya," ujar Nugroho.

Baca: Keindahan Masjid Agung Islamic Center ‎yang Tak Lekang oleh Waktu, Hiasannya dari Beberapa Negara

Baca: Mobil Angkut Sayur Kabur Usai Tabrak Pengendara Motor di Tembilahan Riau, Warga Lempari karena Kesal

Sebagaimana diketahui untuk angkanya sendiri sudah ditetapkan yakni bagi keluarga yang meninggal mendapatkan Rp36 juta, untuk petugas KPPS cacat permanen Rp 30,8 juta.

Sedangkan bagi petugas KPPS yang mengalami luka berat Rp 16,5 juta dan luka ringan Rp 8,25 juta.

"Untuk santunan ini nanti keluarga korban langsung terima lewat rekening masing-masing, tidak melalui daerah lagi," ujarnya. (Tribunpekanbaru.com/Nasuha Nasution).

Penulis: Nasuha Nasution
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved