Indragiri Hulu

Masjid Ar Rahman Bertahan 123 Tahun, Saksi Bisu Kejayaan Kerajaan Indragiri di Masa Lalu

Dibangun pada tahun 1895, saat ini Masjid Ar Rahman diperkirakan sudah berusia 123 tahun.

Masjid Ar Rahman Bertahan 123 Tahun, Saksi Bisu Kejayaan Kerajaan Indragiri di Masa Lalu
TRIBUNPEKANBARU/BYNTON SIMANUNGKALIT
Masjid Ar Rahman di Kecamatan Rengat merupakan saksi bisu kejayaan Kerajaan Indragiri di masa lalu, Selasa (14/5/2019). 

TRIBUNINHU.COM, RENGAT - Di tanah Indragiri Hulu (Inhu) pernah berjaya Kerajaan Indragiri. Wilayah kekuasaannya begitu luas.

Sempat beberapa kali pindah ibukota, namun hanya ada satu masjid besar yang melambangkan kejayaan Kerajaan Indragiri kala itu, yakni Masjid Raya Ar Rahman di Kecamatan Rengat.

Dibangun pada tahun 1895, saat ini Masjid Ar Rahman diperkirakan sudah berusia 123 tahun. Banyak yang berubah pada fisik bangunan masjid semenjak dibangun.

Namun itu semua dilakukan agar masjid tetap bertahan di tengah gerusan zaman.

Untuk menggali sejarah Masjid Ar Rahman, Tribun mencari sejumlah sumber. Mulai dari pengurus masjid hingga ahli waris yang melakukan pembangunan kembali Masjid Ar Rahman.

Informasi yang diperoleh Tribun dari pengurus masjid berbeda dengan yang disampaikan ahli waris.

Menurut pengurus masjid, Raja Dirwan, awalnya Ar Rahman adalah surau yang dibangun kembali menjadi masjid.

Dijelaskannya, masjid dibangun oleh Sultan Ibrahim pada tahun 1786 di Rengat yang dulu disebut sebagai Kota Raja.

Namun berdasarkan wawancara dengan ahli waris yang juga mantan Wakil Gubernur Riau pada masa jabatan 1998-2003, Rifai Rahman, nama Masjid Ar Rahman diambil dari nama ayahnya.

Masjid Ar Rahman dibangun oleh kakeknya, Tengku H Muhammad Saleh atau yang diberi gelar Engku Togo.

Halaman
123
Penulis: Bynton Simanungkalit
Editor: Nurul Qomariah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved