Meranti

VIDEO: Pelaku Pembunuhan IRT di Meranti Diringkus, Polisi Ungkap Motif Tersangka

Misteri pembunuhan wanita IRT di Selatpanjang, Kepulauan Meranti akhirnya terkuak oleh pihak Polres Kepulauan Meranti. Pelaku diketahui bernama

TRIBUNPEKANBARU.COM, MERANTI - Misteri pembunuhan wanita IRT di Selatpanjang, Kepulauan Meranti akhirnya terkuak oleh pihak Polres Kepulauan Meranti.

Hal ini disampaikan oleh Kapolres Kepulauan Meranti AKBP La Ode Proyek SH, MH di dampingi Kasat Reskrim Polres Kepulauan Meranti AKP Ario Damar SG, SIK dan Kanit Tipiter Reskrim Polres Kepulauan Meranti Ipda AGD Simamora melalui keterangan pers yang digelar hari ini Selasa (14/5/2019) bertempat di Mapolres Kepulauan Meranti.

Kejadian pembunuhan tersebut terjadi pada Selasa (30/4/2019) sekira pukul 09.30 WIB di TKP yang terletak di jalan Manggis RT 01 RW 10 Kelurahan Selatpanjang Kota kecamatan Tebingtinggi.

Pelaku diketahui bernama Tengku Indra Gunawan (19) dan korban bernama Erna (30) yang sehari-hari bekerja sebagai Ibu rumah tangga.

Baca: Pembunuh IRT di Meranti Riau Jual HP Korban Buat Biaya Ke Malaysia Ditangkap Sehari Jelang Berangkat

Baca: Pembunuhan IRT di Meranti Riau, Pelaku Sempat Bilang Dibayar Keluarga Korban Lakukan Aksinya

Adapun tempat kejadian merupakan rumah di sebelah rumah korban yang merupakan rumah kakak ipar korban.

"Secara umum TKP adalah rumah petak dua, yang menjadi TKP adalah rumah rumah yang ditempati oleh saudara Ali Amran dan istrinya Yusnita, ini statusnya kakak ipar korban," ujar La Ode.

Sedangkan rumah yang disebelahnya adalah rumah korban yang ditempati korban bersama suaminya Jaipullah.

"Rumah kakak iparnya adalah tempat terjadinya pembunuhan, tepatnya di belakang dapur rumahnya Ali Imran," tutur Kapolres.

Pelaku juga diketahui merupakan tersangka tindak pencurian dan saat ini sedang dalam masa pembebasan bersyarat.

Baca: VIDEO: Deteksi Cacar Monyet, Bandara Pekanbaru Pasang Alat Deteksi Suhu Tubuh

Baca: GADIS 19 Tahun di Riau Simpan NARKOTIKA Jenis Sabu-sabu, KP Alias Tini Ditangkap Polisi di Rumahnya

"Tersangka sebelumnya pernah tersangkut dalam perkara pencurian dengan pemberatan pada tahun 2016 dan dihukum 6 tahun penjara sampai dengan bulan November 2020, saat ini status tersangka bebas bersyarat," ujar La Ode.

Halaman
123
Penulis: Teddy Tarigan
Editor: David Tobing
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved