Rokan Hulu

Lapas Pasirpangaraian Rokan Hulu Kembali Dapat Limpahan Napi dari Siak

Lembaga Permasyarakatan Kelas II B Pasirpangaraian, Rokan Hulu kembali menerima 50 warga binaan pindahan dari Rutan Siak Sri Indrapura.

Lapas Pasirpangaraian Rokan Hulu Kembali Dapat Limpahan Napi dari Siak
Tribun Pekanbaru/Donny Kusuma Putra
Tahanan Rusuh di Rutan Siak, Sebagian Warga Binaan Dipindahkan ke Lapas Kelas IIB Pasirpangaraian 

TRIBUNROHUL.COM, PASIRPANGARAIAN- Lembaga Permasyarakatan Kelas II B Pasirpangaraian, Rokan Hulu kembali menerima 50 warga binaan pindahan dari Rutan Siak Sri Indrapura, Senin (13/5/2019).

Kalapas Pasirpangaraian Lukman Hakim mengungkapkan, dengan adanya tambahan tersebut, saat ini sudah ada 100 warga binaan Rutan Siak yang dipindahkan ke Lapas Pasirpangaraian usai kerusuhan.

Sebelum ditempatkan ke ruang tahanan, warga binaan ini, terlebih dahulu dikumpulkan di aula untuk pendataan dan pengarahan.

"Sesuai SOP, warga binaan dari Rutan Siak ini ditempatkan di kamar 17, terpisah dari napi lain. Mereka nantinya akan menjalani tahap pengenalan lingkungan," katanya, Rabu (15/5/2019).

Mengingat kondisi Lapas Pasirpangaraian sudah over kapasitas dan di tengah keterbatasan petugas pengamanan, pihak lapas menekankan pendekatan persuasif kepada warga binaan agar menjadikan keamanan dan ketertiban sebagai tanggung jawab bersama.

"Dari awal sudah kita sampaikan kepada mereka agar kita sama-sama menjaga ketertiban dan keamanan agar kejadian di Rutan Siak tidak terjadi lagi. Kita juga yakinkan mereka bahwa kita akan memenuhi hak-hak pembinaan serta layanan pemenuhan hak dan memperlakulan mereka sebagamaimana mestinya dengan menjunjung tinggi martabat kemanusiaan," jelasnya.

Menurut Lukman, sebagian besar warga binaan pindahan Rutan Siak ini, mengaku masih trauma terhadap peristiwa kerusuhan dan kabakaran yang terjadi di Rutan Siak. Mereka juga trauma, karena harus dipindahkan jauh dari keluarga mereka.

"Seratus warga binaan asal Rutan Siak yang sudah dipindahkan ke Lapas Pasirpangaraian ini sebagian besar didominasi kasus narkotika, pencurian dan asusila," pungkas Lukman.
(Tribunpekanbaru.com/donny kusuma putra)

Penulis: Donny Kusuma Putra
Editor: Nurul Qomariah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved