Berita Riau

Dana Desa Tahap I di Kepulauan Meranti Sudah Terlaksana Penuh

Realisasi Dana Desa (DD) tahap pertama sebesar 20 persen di Kabupaten Kepulauan Meranti sudah terlaksana secara penuh.

Dana Desa Tahap I di Kepulauan Meranti Sudah Terlaksana Penuh
ist
Alokasi Dana Desa 

TRIBUNPEKANBARU.COM, MERANTI - Realisasi Dana Desa (DD) tahap pertama sebesar 20 persen di Kabupaten Kepulauan Meranti sudah terlaksana secara penuh. Dana itu telah diterima seluruh desa di daerah Kepulauan Meranti.
Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kepulauan Meranti, H Edi M Nur mengatakan, pencairan dana desa dibagi menjadi 3 tahap. Pembagiannya adalah 20 persen pada tahap pertama, 40 persen tahap kedua serta 40 persen tahap ketiga.
"Untuk tahap pertama sebesar 20 persen, sudah terealisasi 100 persen ke 96 desa se Kabupaten Kepulauan Meranti," kata Edi M Nur, didampingi Kepala Bidang Pemerintahan Desa (Pemdes) Darwis, Kamis (16/5).
Dia berharap, seluruh desa di Kepulauan Meranti bisa melaksanakan pembangunan sesuai aturan dan tepat sasaran, juga mempersiapkan laporan pertanggungjawaban sesuai dengan ketentuan. "Kepala Desa juga harus mengelola keuangan secara efektif, efisien, transparan, dan akuntabel," ujarnya.
Selanjutnya, Edi M Nur juga mengimbau para Kepala Desa (Kades) agar dalam pengelolaan dan belanja Alokasi Dana Desa (ADD) dan DD melibatkan masyarakat desa. "Pengelolaan dan belanja ADD dan DD yang cukup besar ini harus melibatkan masyarakat, sehingga mereka mendapatkan lapangan pekerjaan," pesannya.
Dikatakan Kabid Pemdes, Darwis, bahwa total pagu DD tahun 2019 sebesar Rp96.400.996.000. Tahap pertama 20 persen yang dicairkan Rp19.280.199.200, dan akan nyusul tahap kedua dan ketiga sebesar 40 persen Rp38.560.398.400.
"Berkas lengkap dan menyelesaikan SPj tahun anggaran sebelumnya, maka pengajuan pencairan cepat diproses,” ungkapnya.
Disamping itu, sebut Darwis, untuk ADD tahap pertama juga sudah terealisasi 100 persen, sebesar Rp15.260.474.120. "Kalau ADD itu biasanya lebih cepat cair, karena digunakan desa untuk membayar gaji perangkat desa dan operasional pemerintah desa," pungkasnya.(ted)

Penulis: Teddy Tarigan
Editor: Hendra Efivanias
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved