Pilwako Pekanbaru
Aparat Hukum Diminta Usut Dana APBD untuk Kampanye
Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Seluruh BEM se Pekanbaru, Senin (16/5) lakukan unjukrasa di Jalan Cut Nyak Dien.
tribun/rino
[tribunners] IMG00214-20110516-1052.jpg
Kotak Masuk
X
Balas
|
rino_tribunpekanbaru@yahoo.com ke tribunners
perlihatkan detail 11:05 (0 menit yang lalu)
Gambar tidak ditampilkan.
Tampilkan gambar di bawah ini - Selalu tampilkan gambar dari rino_tribunpekanbaru@yahoo.com
BEM se Pekanbaru Lakukan Unjukrasa di Jalan Cut Nyak Dien
Dikirim melalui BlackBerry® dari 3 – Jaringan GSM-Mu
__._,_.___
Reply to sender | Reply to group | Reply via web post | Start a New Topic
Messages in this topic ()
Recent Activity:
Visit Your Group
Yahoo! Groups
Switch to: Text-Only, Daily Digest • Unsubscribe • Terms of Use
.
__,_._,___
IMG00214-20110516-1052.jpg IMG00214-20110516-1052.jpg
125 K Lihat Unduh
Balas
Teruskan
Laporan : Rino Syahril
PEKANBARU,TRIBUN - Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Seluruh BEM se Pekanbaru, Senin (16/5) lakukan unjukrasa di Jalan Cut Nyak Dien.
Mereka meminta Panwaslu Pekanbaru harus tegas, dan memberikan sanksi bagi masing-masing Calon Walikota dan Calon Wakil Walikota Pekanbaru yang telah melakukan berbagai kecurangan selama berlangsung tahapan Pemilukada Pekanbaru.
Presiden Mahasiswa UR Adi Hamdani dalam orasing mengatakan, haya tinggal dua hari lagi hari pencoblosan. "Kita berharap agar masyarakat benar-benar bijak dalam melakukan pemilihan,"ucapnya.
"Saat ini kita tidak bicara isu tapi kenyataan, karena banyak pelanggaran yang ditemukan, terutama penggunaan dana APBD untuk proses kampanye salah satu calon, dan ini jelas sangat menyalahi aturan sebab uang APBD adalah uang rakyat dan digunakan untuk rakyat" ujaranya.
Oleh karena itu Panwaslu harus mengambil tindakan tegas bagi Kepala Daerah yang tidak netral.
Dalam pernyataan sikapnya Koordinator Lapangan Muhammad Ade meminta agar aparat hukum di Riau mengusut tuntas dugaan korupsi APBD untuk kampanye. Dan Panwaslu segera menindak tegas laporan yang masuk.
Lalu, Kepala Daerah tidak agar tidak menyalahgunakan jabatannya, dan KPU agar tetap independen. Selanjutnya bagi masing-masing calon agar bersaing secara sehat. Terakhir agar masyarakat menggunakan hak pilihnya sesuai hati nurani dan jangan terpengaruh dengan money politic.(rsy)
PEKANBARU,TRIBUN - Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Seluruh BEM se Pekanbaru, Senin (16/5) lakukan unjukrasa di Jalan Cut Nyak Dien.
Mereka meminta Panwaslu Pekanbaru harus tegas, dan memberikan sanksi bagi masing-masing Calon Walikota dan Calon Wakil Walikota Pekanbaru yang telah melakukan berbagai kecurangan selama berlangsung tahapan Pemilukada Pekanbaru.
Presiden Mahasiswa UR Adi Hamdani dalam orasing mengatakan, haya tinggal dua hari lagi hari pencoblosan. "Kita berharap agar masyarakat benar-benar bijak dalam melakukan pemilihan,"ucapnya.
"Saat ini kita tidak bicara isu tapi kenyataan, karena banyak pelanggaran yang ditemukan, terutama penggunaan dana APBD untuk proses kampanye salah satu calon, dan ini jelas sangat menyalahi aturan sebab uang APBD adalah uang rakyat dan digunakan untuk rakyat" ujaranya.
Oleh karena itu Panwaslu harus mengambil tindakan tegas bagi Kepala Daerah yang tidak netral.
Dalam pernyataan sikapnya Koordinator Lapangan Muhammad Ade meminta agar aparat hukum di Riau mengusut tuntas dugaan korupsi APBD untuk kampanye. Dan Panwaslu segera menindak tegas laporan yang masuk.
Lalu, Kepala Daerah tidak agar tidak menyalahgunakan jabatannya, dan KPU agar tetap independen. Selanjutnya bagi masing-masing calon agar bersaing secara sehat. Terakhir agar masyarakat menggunakan hak pilihnya sesuai hati nurani dan jangan terpengaruh dengan money politic.(rsy)