Google Sky Map Jadi Open Source
Hari ini, kabar terbaru dari Google Research Blog menyatakan Google secara resmi menghentikan pengembangan Sky Map
Penulis: harismanto | Editor: harismanto
Seperti dilansir Teknoup.com, dengan konsep yang baru dan inovatif, Sky Map banyak diminati para pengguna, terutama karena kemampuannya yang bisa mengetahui lokasi benda langit baik rasi bintang, planet, maupun bulan kapanpun.
Hari ini, kabar terbaru dari Google Research Blog menyatakan Google secara resmi menghentikan pengembangan Sky Map. Tapi tunggu dulu, maksud dari menghentikan di sini adalah berhenti mengembangkan aplikasi tersebut secara langsung.
Namun para insinyur dari Google tetap turut serta mengembangkan aplikasi tersebut yaitu dengan cara menjadi penasihat untuk para mahasiswa Carnegie Mellon University yang selanjutnya mengembangkan Sky Map.
Tidak hanya itu, Sky Map pun dijadikan aplikasi open source, itu berarti para programmer lainnya dapat menggunakan source code Sky Map untuk keperluan mereka.
Dalam Blog mereka, pihak Google pun mengucapkan terimakasih pada para pengguna yang telah mendukung mereka selama tiga tahun ini, dan merasa tersentuh dengan salah satu opini pengguna yang masuk, terutama salah satu e-mail dari pengguna, yaitu 'sat down with my son and looked around at the planets for about 45 minutes...time well spent, thanx '. (*)