Roy Suryo Sulit Sangkal Foto Karolina dalam Video Syur DPR
Roy Suryo, mengaku sulit menyangkal foto-foto telanjang yang diduga anggota DPR fraksi PDIP Karolina Margret Natasa
"Hehehe...terus terang saya baru dapat "kolase" alias gabungan foto-foto nya seperti yang banyak beredar sementara ini di berbagai situs mas," ujar pakar telematika itu kepada wartawan (24/4/ 2012).
Namun, tambahnya, Sulit disangkal bahwa itu memang diambil dari source asli. "Jadi saya harus meneliti dari Source yang asli dulu untuk memastikan (secara teknis) keasliannya," ujarnya sambil bilang kalau dia mau ke Badan Kehormatan DPR siang ini untuk membicarakan hal tersebut.
"Dari foto yang ada, foto itu bisa dipastikan memang berasal dari source video yang sama dan tidak ada perubahan atau tidak ada rekayasa pada unsur foto yang wanita itu. Dan sulit dibantah atau sulit disangkal, bahwa foto wanita itu memang yang disebut-sebut anggota DPR," kata Roy
Anggota Komisi I DPR dari Partai Demokrat ini mengaku tidak mengenal langsung dengan pemeran perempuan di video tersebut. Namun, ia mengaku mengenal pemeran pria sebagaimana disebut-sebut sebagai anggota Komisi VI dari Fraksi PDI Perjuangan, Aria Bima.
Sebelumnya, kabar tak sedap kembali menerpa DPR. Sejumlah foto telanjang yang diduga anggota DPR dari PDIP Karolina Margret Natasa beredar di Internet.
Foto-foto tersebut dipublikasikan di situs skandal.kilikitik.net. Sebelum diblokir, di situs tersebut dibuka dengan tulisan demikian: “Ini bukan cerita isapan jempol. Bukan juga kumpulan gambar yang dimanipulasi dengan teknologi komputer. Ini adalah potongan/ cuplikan rekaman adegan "percintaan terlarang" antara dua sejoli yang lagi dimabuk cinta (pada saat itu).”
Namun, foto-fotonya sudah banyak beredar di situs-situs dan social media. Situs tersebut juga memasang beberapa foto telanjang yang diduga Karolin bersama seorang pria yang diduga juga politisi yang tengah naik daun. Foto tersebut, disebutkan di situs itu, diambil di apartemen kawasan Thamrin, Jakarta.
Namun, sejak Sabtu (21/04) situs itu sudah diblokir. Masih terpampang berderet ukuran sangat kecil, namun sudah diburamkan dan tidak dapat dibuka.(*)