Pesawat TNI Jatuh
Komandan POM Bersedia Ambil Keterangan Korban Penganiayaan
Ketiga korban, merupakan wartawan yang menjalankan tugas jurnalistik saat pesawat tempur TNI AU jatuh
Penulis: | Editor:
TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Komandan Satuan Polisi Militer TNI AU Lanud Roesmin Nurjadin, Mayor POM Hary Mohamad A, Rabu (17/10/2012), menyatakan bersedia melakukan proses pengambilan keterangan kepada tiga korban dugaan penganiayaan oleh oknum perwira TNI AU.
Ketiga korban, merupakan wartawan yang menjalankan tugas jurnalistik saat pesawat tempur TNI AU jatuh ke halaman warga di kawasan Pandau, di Pekanbaru, Riau.
Ketiga korban, Didik Herwanto, Rian Anggoro, dan M Robi, datang ke markas Satuan Polisi Militer TNI AU Lanud Roesmin Nurjadin, bersama puluhan wartawan di Pekanbaru. Mereka datang memberikan dukungan dan mengawal proses penyelidikan dan penyidikan di satuan polisi militer.
Kemarin, video rekaman M Robi, merekam adegan seorang perwira TNI AU berpakaian dinas warna biru, menendang, mencekik, dan memukul bagian kepala Didik.
Saat itu, tak lama berselang sesudah pesawat tempur canggin jenis Hawk menghujam tanah. (*)